Oleh : Andi Aya Assyura

Tidak terasa sudah 101 hari berlalu sejak hari itu, di mana kau memutuskan untuk mengakhiri semua ini tanpa sepatah kata pun. Aku pun tak mengerti mengapa ini bisa terjadi begitu saja, karena sebelumnya aku tak pernah menyangka bahwa hari yang kutakuti itu akan terjadi pada hari ini, walaupun itu cepat atau lambat ini akan terjadi.

Sejak hari, jam, menit dan detik itu juga aku sudah berusaha untuk bisa mengikhlaskanmu walaupun aku tahu bahwa tidak akan semudah itu bagiku untuk bisa melakukannya, tapi apa boleh buat kau sudah mengambil keputusan itu, jadi dengan berat hati aku harus menerimanya.

Kau harus tahu, bahwa tawamu masih menjadi suara yang dapat membuatku kembali tersenyum. Pesan darimu masih menjadi notifikasi yang kutunggu. Fotomu masih menjadi pemandangan terindah bagiku dan juga sampai saat ini hanya dirimulah yang dapat mengerti diriku lebih daripada diriku sendiri.

Tapi aku sadar bahwa kau tak bisa kembali lagi padaku. Jadi mau tidak mau aku harus menyimpan rasa ini sendiri di dalam hati ini.

Watansoppeng,18 Oktober 2021

(Visited 59 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *