Oleh : Ayu Faqhira Azzahra

Di masa pandemi covid-19 saat ini, banyak remaja yang mengalami stres. Penyebabnya antara lain karena ruang gerak yang terbatas, kurangnya interaksi langsung dengan teman sebaya. Ada juga yang merasa tertekan karena hanya berada di rumah selama beberapa tahun lamanya.

Akibatnya, banyak remaja yang memilih memendam masalahnya sendiri karena merasa tidak memiliki teman sebaya untuk menceritakan masalahnya. Hal ini membuat remaja semakin stres, akhirnya kesehatan mental mereka turun.

Saat mereka stres, mereka akan mulai menarik diri dari lingkungan sekitar. Mudah lelah walaupun tidak melakukan aktivitas yang berat, selalu merasa sedih, frustasi, gelisah, dan cemas. Mereka juga tidak memiliki motivasi ataupun semangat untuk beraktivitas. Pola tidur mereka yang berantakan dan kurang dari jam tidur remaja yang seharusnya. Mereka yang mengalami stres juga sulit untuk berkonsentrasi saat melakukan sesuatu.

Untuk mengatasi ini, sebaiknya kamu mencoba menceritakan masalahmu kepada keluarga atau teman dekatmu. Jangan lupa untuk lebih taat beribadah agar kamu merasa tenteram.

Ambil napas dalam-dalam dan hembuskan. Cobalah untuk menyisihkan waktu untuk lebih peduli pada diri sendiri. Tidur yang cukup dan bangun lebih pagi, lalu hirup udara segar. Lakukan lebih banyak hal baik untuk sekitarmu. You can do it, okay?

Jangan lupa untuk menerapkan protokol kesehatan, terutama saat keluar rumah. Stay safe and stay healthy !!

Watansoppeng, 21 Spetember 2021

(Visited 49 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *