If I Could
By: Aisyah Nur Adhayani* If I could,I would want to be a butterfly I would ask the Cactus how it survivesAnd the Rose about its anger If I could,I would…
By: Aisyah Nur Adhayani* If I could,I would want to be a butterfly I would ask the Cactus how it survivesAnd the Rose about its anger If I could,I would…
Oleh: Revan Febriansyah Dulu kau indah, permata nusantaraKini kau terluka, penuh luka laraPerpecahan meraja, persatuan sirnaHarapan memudar, mimpi jadi debu Sungaimu tercemar, hutanmu gundulLautmu mengamuk, bumi meraung sengsaraKorupsi merajalela, keadilan…
Oleh: Revan Febriansyah Kenangan memudar, seiring berjalan waktuCinta yang dulu indah, kini terasa hampaRindu menyelimuti, hati terasa sepiMasihkah ada harapan untuk kembali? Apakah aku bisa memelukmu, dalam mimpi?Ou Tuhan, beginikah…
Oleh: Nayla Basam* Di balik kelopak matanya yang terpejamDunia dalam kepalanya kini bukan lagi sekadar sketsa sederhanaMelainkan simfoni khayalan yang mengalun, membawa harmoni dan warna ke setiap sudut pikirannya Terperangkap…
Di seberang kabut pagi yang mengalir pelan,Ada sebuah ruang tanpa batas, tanpa warna,Di mana malam dan siang berpeluk dalam diam,Dan suara-suara lenyap, tercekik dalam hampa. Bayang-bayang berjalan tanpa arah,Menapak di…
Oleh: Reisya Alfi Dalam gulita malam yang tak bertepi, aku melangkah sendiri,Menyusuri jalan takdir yang penuh duri dan sayatan mimpi,Hanya ada desir angin yang mengusap luka-luka lama,Menggemakan tangis yang sudah…
Oleh: Reisya Alfi Di tengah debu yang mengeringkan harapan,Tanah Al-Quds merintih dalam kesedihan abadi,Dinding-dinding kota tua menyimpan cerita,Tentang cinta dan luka yang mengukir sejarah. Di jalan-jalan yang retak oleh pertempuran,Kebangkitan…
Oleh: Andi Annisa* Aku tak pernah bermain-mainkalau masalah perasaanAku tak peduli tentang semuakekuranganmuYang ku tau, aku cinta padamu Kalau ditanya tentang apa yangmembuatku bisa jatuh cinta padamu,sesungguhnya aku tak kuasa…
Oleh: Andi Annisa* Bagaikan badut yang bermaindi atas panggung hatimuTak pernah kenal rasa lelahMenghibur sepi duniamu Mengapa kau berbuat itupadaku?Mengapa kau begitu tegakepadaku?Sebenarnya, kau menganggapkuapa? Di saat dia memberikan lukapadamu,…
Oleh: Aisyah Nur Adhayani* Aku tidak pernah belajar menghitung hariTapi ternyata, sudah sejauh iniBurung biru itu tidak lagi terlihat di jendelaKepompong di sana pun, sudah menjadi kupu-kupu Untukmu, teduh yang…
WhatsApp us