Thank you, My Teacher
Oleh : Aisyah Nur Adhayani Guru, sosok yang dikenal sebagai Pahlawan tanpa Tanda Jasa. Peran seorang guru sebagai pengganti orang tua di sekolah. Mengurus siswa yang jumlahnya tidak sedikit dengan…
Oleh : Aisyah Nur Adhayani Guru, sosok yang dikenal sebagai Pahlawan tanpa Tanda Jasa. Peran seorang guru sebagai pengganti orang tua di sekolah. Mengurus siswa yang jumlahnya tidak sedikit dengan…
Oleh : Arga Ayu Kumala Tanggal 25 November diperingati sebagai hari Guru Nasional. Guru mengajarkan kita banyak hal, mulai dari membaca, menulis, berhitung dan sebagainya. Tanpa guru, dunia pendidikan tidak…
Oleh : Firda Sudirman Hari ini Jum’at 25 November tahun 2022, saya baru saja menjadi peserta upacara peringatan Hari Guru Nasional di sekolah. Uniknya, pada kegiatan upacara kali ini para…
Oleh : Safana Najah Rabini Menjadi seorang idola memang sebuah dambaan, begitu pula berkenalan dengan orang yang banyak diidolakan penggemarnya pasti menginspirasi. Alhamdulillah, aku bisa mengenal seorang inspirator dan penggerak,…
Oleh : Uqail Khafadi* Hari minggu lalu saya bermain ponsel bersama teman-teman di teras rumah. Setelah itu lupa di mana meletakkan ponsel. Pukul 20.00 malam sudah mencarinya dihampir seluruh sudut-sudut…
Oleh : Gusrad Al Mubarak* Di awal semester ganjil tahun 2022 ini, seperti biasanya aku berangkat ke sekolah bareng teman-temanku. Baru saja tiba, bel panjang berbunyi tanda apel pagi dimulai. Kami…
Oleh : Arga Ayu Kumala Sebagai anak, kita wajib berbakti kepada orang tua. Jangan membuat orang tua marah, karena orang tua tak akan pernah marah jika kita tidak melakukan kesalahan.…
Oleh : Rina Paradhita Azahra Rabu 16 November 2022, OSIS SMPN 1 Watansoppeng mengadakan kegiatan pelatihan jurnalistik tingkat dasar di aula SMPN 1 Watansoppeng. Acara ini merupakan program kerja pengurus…
Oleh : Aqilah Fadiyah Pada hari Rabu yang cerah, saya dan teman-teman sedang membimbing adik-adik siswa baru di sekolah untuk ikut MPLS. Kami memberitahu mereka untuk mengikuti ekskul-ekskul yang ada,…
Selalu saja muncul perasaan itu dalam diriku. Aku merasa tak pantas menjadi anak pertama. Semua itu karena aku menilai sikapku yang terlalu kekanak-kanakan, pikiranku yang masih terlalu bocah, sampai emosiku…
WhatsApp us