Oleh : Dhea Febrina*

Sama dengan anak pada umumnya, aku adalah seorang anak yang menjadi tumpuan harapan orang tua. Seorang anak yang harus mewujudkan semua ekspektasi orang tua, seorang anak yang diharapkan bisa meringankan beban dari orang tua.

Sebagai seorang anak, aku harus memaksimalkan segala potensiku untuk mewujudkan harapan orang tua menjadi anak yang sukses. Seorang anak yang harus lebih dewasa dalam menjalankan aktivitas di sekolah dan rumah.

Aku adalah seorang anak yang berjuang demi mimpi orang tua, mewujudkan segala harapan mereka. Aku tidak boleh mengecewakan mereka dihampir semua elemen kehidupan yang kujalani.

Pada sisi lain, aku sering bertanya dalam hati, apakah aku sanggup? Bisakah aku mengeluh sedikit saja? Dengan usaha dan kerja keras didukung doa orang tua, aku yakin sanggup, walaupun aku terkadang mengeluh kepada Tuhan untuk selalu dikuatkan menjalani rutinitas.

Namun, jika aku tidak bisa memenuhi semua ekspektasi mereka, apakah mereka akan kecewa padaku? Aku sangat takut dengan kegagalan, lantas jikalau aku gagal apakah mereka akan membenci diriku?

Oh tidak! Aku tidak mau berpikir tidak bisa apalagi berpikir gagal, karena menurut quote sang inspirator dan penggerak jiwa founder Pena Anak Indonesia Om RIM, “Kegagalan sesungguhnya adalah berpikir gagal”.

Kendati pun demikian, aku tetap memiliki ketakutan yang sangat besar. Ketakutan itu sangatlah menyebalkan bagiku, karenanya aku jadi takut untuk melakukan sesuatu. Semua ketakutan itu membuat aku susah bergerak bahkan membatasi langkahku. Bagaimana cara menyingkirkan ketakutan itu? Kataku membatin.

Untung aku mengikuti acara “Gemerlap Pena Anak Indonesia” yang diadakan di sekolahku. Om RIM sebagai narasumber, lagi-lagi menguatkanku ketika mengatakan, “Selama tidak melanggar norma agama, hukum, kesusilaan, dan kesopanan, jangan pernah takut melangkah menjemput mimpinya”. Kini aku mulai berproses berdamai dengan ketakutanku.

*Siswi SMAN 1 Nan Sabaris Kabupaten Padang Pariaman

(Visited 22 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *