Oleh: Syifa Nabila Muhlis*
Selamat hari ibu untuk semua ibu di dunia. Dari aku, seseorang yang akan menjadi ibu di masa yang akan datang.
Ibuku, pahlawan tanpa tanda jasaku. Peluh keringat dan rasa lelah yang tak akan terbayarkan oleh apa pun saat membesarkanku. Membesarkanku dengan penuh cinta, kasih dan sayang. Rasa hangat dekapan yang ia berikan kepadaku di saat waktu terpurukku, terburukku, dan waktu di mana aku berada di waktu paling rendah yang ada di hidupku. Ia yang selalu berada di sisiku. Memberikanku petunjuk-petunjuk kehidupan agar aku tak tersesat dikerasnya dunia. Tak tersesat diseluk-beluk rintangan kehidupan.
Ibuku, bagai cahaya kehidupanku. Bagai lentera di tengah kegelapan yang mendesak. Terkadang pikirku tak sejalan dengannya, terkadang aku marah dan menentang semua pikirnya.
Namun, pastinya nasihat ibu tiada bandingnya. Nasihat ibu adalah petunjuk dalam kehidupan yang sulit ini. Maafkan diriku ini Bu jika ku sering menentangmu. Maaf jika engkau terkadang meneteskan bulir air matamu untukku. Terima kasih untuk menjadi ibuku. Ibu yang tidak pernah lelah untuk memberikan nasihat & petuah terbaiknya padaku.
Semoga lama hidupmu di sini, Bu. Semoga Allah memberikan kesehatan agar engkau dapat melihatku berjaya di masa depanku. Selamat hari ibu.
*Penulis adalah Siswi SMPN 1 Watansoppeng Kelas 8.1
