Oleh : Anugra Dwi Junianti

Hai, aku Clea ,gadis biasa yang mengalami kisah cinta saat kelas 7 SMP. Masih sangat muda bukan untuk aku mengenal cinta, cinta yang berujung luka, terasa masih perih jika mengingatnya sampai sekarang . Sosok lelaki bernama Ahmad Ramadhan, panggil saja Rama, lelaki yang membuatku jatuh cinta dalam 1 tahun lebih. Rama adalah incaran semua siswi di sekolahku, tapi dia memilih untuk jatuh cinta denganku. Sangat mirip kisah cinta di dalam novel-novel.

Awalnya aku hanya memperhatikan Rama dari jauh. lalu mengirimkan pesan kepada Rama, entah apa itu tetapi topik pembicaraan kami sangat lancar. Berhari hari kami saling berbalas pesan. kami sempat lost contact selama 2 kali, tetapi saat kami kembali saling menghubungi, topik pembicaraan selalu berulang tetapi tidak membosankan jika bersama lelaki bernama Rama.

Ketika ke 3 kalinya kami saling menghubungi, tepat pada bulan September. September bagiku saat itu adalah bulan yang membahagiakan, karena bulan itu awal perasaanku dibalas oleh Rama. Merasa sangat beruntung telah dicintai oleh Rama, lelaki yang dikenal dengan kepintarannya, ketampanannya, dan juga dia sangat pintar dalam mata pelajaran matematika.

Kami dekat dalam waktu terbilang lama, kami bahagia bersama, sedih bersama, kadang kami saling bercerita tentang hari – hari yang selalu saja terganti, bahagia, sedih, senang, dan buruk. Kami menjalani itu layaknya dua pasangan saling menyukai tetapi tidak menjalin hubungan yang lebih serius, awalnya baik baik saja hingga akhirnya Rama mulai tidak peduli lagi. Dan akhirnya dia menyuruhku untuk mundur.

Aku tidak membantah, aku tidak menangis, aku hanya terdiam membisu membaca pesan darinya. Yang jelas sekali bahwa ia ingin aku mundur, tidak lagi memperjuangkannya. Aku hanya langsung menghilang dari hadapannya, tidak ada kabar selama beberapa hari. Aku juga tidak tahan dengan itu, tetapi faktanya dia sudah menginginkan aku untuk tidak lagi berjuang, tidak lagi menaruh hati kepadanya, tidak lagi menaruh harapan.
Untuk Rama,terima kasih telah mencintaiku walau pada akhirnya kamu juga yang menyuruhku untuk mundur. Pada akhirnya aku terpaksa mundur, walau perasaanku masih berpihak kepadanya. Hanya Rama yang mampu membuat aku menyukainya selama 1 tahun lebih.

Dari Rama, aku tahu bahwa kisah cinta tidak seindah di buku novel, bahwa kisah cinta tidak akan selamanya indah. Kisah cintaku yang berujung luka bagiku, dengan berat aku mengikhlaskan dirimu. Aku harap kamu akan lebih merasa bahagia dengan yang baru.

-Clea Wintarto.

(Visited 258 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *