Oleh: Ridho Putra

Gregory melihat tetuanya terkapar dan pingsan. Dia mulai menangis dan menyesali apa yang telah terjadi. Amy yang awalnya sedih berubah menjadi marah besar. Amy meninggalkan Gregory begitu saja. Gregory yang paham dengan diri Amy mulai mengejar Amy.

“Amy, kamu jangan pergi, kamu mau ke mana? ” ucap Gregory. Amy dengan muka kesalnya mulai bermuka masam. “Andai aku tidak melakukan itu, mungkin hidupku akan baik-baik saja” pikir Gregory. Gregory mulai menyanyikan lagu yang disukai oleh Amy. Amy yang awalnya sakit hati, mulai merasakan ketenangan dalam dirinya. Amy dan Gregory pun kembali menuju tempat para tetuanya. Di sana mereka mengobati dan merawat tetua si Gregory.

Pagi harinya, seluruh tetua bangun dan melihat Gregory baik dan aman. “Gregory, kamu… ” ucap Hydho dengan muka haru. Gregory memeluk Hydho dengan eratnya sambil menangis minta maaf atas apa yang telah ia perbuat.

Tiba-tiba, muncul legenda “The two dissension” tersebut. Tulisan yang buram mulai terlihat jelas. Kelanjutan tulisannya adalah “Persahabatan kita tidak akan pernah kulupakan” pesan Black Dark. Black Dark mati dan dikuburkan. Great Light merasa bersalah. Itu membuat dia memecah kekuasaannya menjadi 2 klan, yaitu Wolf Klan dan Human Klan. Setelah mewarisi kekuasaan, dia pun bunuh diri. Namun, Great Light menulis pesan di sebuah kertas, bahwa akan ada seorang laki-laki yang akan menjadi Great and Dark Man dan seorang perempuan yang selalu menemaninya. ” Setelah membaca tulisan itu, Hydho dan kawanannya melihat Gregory bersama seorang perempuan yang bernama Amy.

Gregory heran, karena darimana tetua Hydho bisa tahu nama Amy. Ternyata di saat Gregory pergi meninggalkan rumah Amy, Hydho menyamar menjadi seorang rakyat biasa menanyakan perihal Gregory kepada Amy. Gregory mulai menyadari ternyata jalan terbaiknya adalah menjaga kedamaian di Hyniel City. Dengan bekal pedangnya dan seorang perempuan penyihir baik, dia akan menjaga kedamaian di Hyniel City.

Jika kalian melihat seorang laki-laki dengan bercak hitam di muka dan memiliki pedang putih di tangan kanannya dan pedang hitam di tangan kirinya bersama seorang perempuan penyihir yang membawa bola putih di tangannya, itulah mereka yang akan menjaga kedamaian di Hyniel City, Gregory dan Amy

𝙏𝘼𝙈𝘼𝙏

(Visited 24 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *