Oleh: Naufa Azizah*

Saya mempunyai seorang sahabat. Orangnya pintar, baik, penyabar, dan lain sebagainya. Intinya, dia orang yang sangat saya sayangi. Saya sangat beruntung bertemu dengan sosok orang sepertinya. Dia bisa menerima saya apa adanya, selalu ada saat senang maupun sedih. Kami berdua bersahabat sejak menduduki bangku SD kelas 2. Setiap hari kami selalu bersama kemana-mana. Tidak ada hari yang kami jalani tanpa bersama.

Namun, tibalah hari dimana kami berdua telah lulus SD dan melanjutkan pendidikan di SMP, kami memilih melanjutkan pendidikan di sekolah yang sama yaitu di SMPN 1 WATANSOPPENG, karena sekolah tersebut adalah sekolah impian kami berdua. Meskipun satu sekolah, tetapi kami beda kelas. Namun, kami berpikir bahwa itu tidak akan mengurangi komunikasi antara kami berdua.

Seiring berjalannya waktu, tidak terasa kami telah duduk di bangku kelas VIII SMP. Pada saat itulah kami mempunyai kesibukan masing-masing dan tidak ada waktu untuk bertemu. Hal itu membuat kami seperti orang asing yang tidak pernah kenal dari awal. Namun, saya mencari waktu untuk memperbaiki semuanya, tetapi dia menemukan orang baru yang menggantikan posisiku. Saya melihat mereka sangat dekat. Sahabatku juga senang berada di samping orang baru tersebut, dan sampai di situlah persahabatan yang telah kami jalani selama 6 tahun.

Saya hanya ingin mengucapkan terima kasih karena telah bertahan denganku selama ini. Enam tahun itu tidak mudah kita jalani. Ada berbagai rintangan yang telah kita lewati bersama, dan kita memiliki banyak kenangan yang indah. Semoga kamu lebih bahagia bersamanya dan dia tidak pernah membuat kamu kecewa. Thank you for all the time and see you next time.

*Penulis adalah Siswi SMPN 1 Watansoppeng, Kelas 8.7

(Visited 204 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *