Oleh : Angraeni Ramadhani

Kali ini aku diizinkan jatuh cinta dengan pria yang memiliki cinta yang begitu sederhana. Ya, sangat sederhana sehingga semuanya terasa jauh lebih mudah. Membiarkan saya menjadi diri sendiri, membiarkan saya marah seolah-olah itu normal, tentu saja menghadapinya dengan tenang, dan memberi saya cinta yang cukup.

Saya bertanya-tanya mengapa ini masih terjadi? Jatuh cinta yang aku alami begitu rumit. Kali ini juga rumit bahkan lebih parah, tapi dia selalu menenangkan. Siapa pria yang bersamaku kali ini? Dia ingin aku menjadi diriku sendiri. Dia ingin aku bahagia, dia ingin aku cukup mencintainya. Dia membiarkan saya hidup seperti yang saya inginkan, dan berjalan bersamanya dengan tenang tanpa tekanan apa pun.

Dia menghadapi saya dengan kesabaran yang tak terhingga. Dia telah menjadi bagian dari proses pendewasaan saya. Dia juga satu-satunya yang mengerti luka batinku, trauma, masalah kepercayaan, rasa tidak aman, perubahan suasana hati, dan ketidakstabilan emosi. Karena dia, saya jadi tahu bahwa rumah itu tidak selalu berupa bangunan, tetapi sosoknya bisa menjadi rumah tempat saya pulang. Aku bersyukur dipertemukan dengan pria seperti dia.

Watansoppeng, 7 November 2022

(Visited 14 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *