Oleh : Suci Angraini

Skip sekolah

“Ruang kepsek dimana ya,”kata gadis itu pada dirinya sendiri. Ia menggunakan masker jadi tidak ada yang mengenalinya.

“Gue cari aja deh?”kata gadis itu.

“Ini kali ya,” Ia meyakinkan dirinya.

“Permisi,” sambil mengetuk pintu yang dia yakini itu adalah ruangan kepsek.

“Iya, silakan masuk nak,”kata salah satu guru yang berada di ruangan itu.

“Kelas saya di mana ya pak?”tanya gadis bermasker itu kepada guru yang menyahutinya tadi.

“Murid baru ya,”tanya balik sang guru.

“Iya pak”balasnya.

“Ya sudah, ayo saya antar,”kata guru itu.

Gadis itu hanya mengikut dari belakang untuk mengantarkannya ke kelasnya.

“Nah ini kelas kamu. Berhubung bel masuk belum berbunyi, silakan berkenalan dengan teman kelas baru kamu,”kata guru yang mengantarnya ke kelas. Guru itu kerap disapa pak Dodi.

Gadis itu tidak menyahut,dia hanya mengangguk pertanda mengiyakan. Gadis bermasker itu hanya berdiri di depan pintu kelasnya dan melihat kerusuhan di dalam kelas tanpa berniat memasukinya. Gadis itu melihat seorang pria berlalu di hadapannya memasuki kelas yang sama dengan kelasnya.

Bruk, tiba-tiba saja ada yang menabrak gadis bermasker itu dengan sengaja. Dan karena merasa kesal,gadis bermasker itu pun langsung memukul kepala orang yang menabraknya dengan sedikit keras.

“Woi sakit, tau ,”teriak orang yang menabrak gadis itu.Karena teriakan gadis tersebut, membuat seisi kelas langsung menatap ke arahnya, dan banyak juga yang menyaksikan gadis bermasker itu memukul kepala orang yang menabraknya.

Mereka semua kaget,dan langsung menatap pria yang duduk di bangku belakang. Menyaksikan semua itu,pria yang di tatap itupun hanya santuy.

“Eh Dino, adek lu dipukul tuh,”kata seorang laki – laki yang duduk di samping pria yang dia sebut Dino itu. Pria itu tidak lain tidak bukan adalah Aldino Bagaskara kakak dari si twin’s Vani dan Veni.

Aldino adalah seorang kakak yang benar-benar melindungi adik-adiknya. Jika ada yang berani mengusik adik atau keluarganya, maka hidup orang tersebut tidak akan tenang.

Oh iya,yang menggunakan masker hitam itu adalah Veni dan yang dia pukul adalah Vani, jadi Aldino hanya santai,dia sudah biasa dengan pertengkaran adik kembarnya tersebut.

“Makanya jangan cari gara-gara lu curut,”kata Veni kepada Vani.

“Gue kan nggak sengaja.  Lu ngajakin gue berantem hah,”bentak Vani.

Semua siswa  berkumpul karena ingin menyaksikan pertengkaran tersebut. Tidak sedikit dari siswa itu heran kenapa Aldino membiarkan adiknya dipukul, padahal kemarin-kemarin, jika ada yang mengganggu si Vani, pasti langsung berhadapan dengan Aldino. Tapi kenapa sekarang Aldino membiarkan adiknya itu dipukul. Itulah yang dipikirkan siswa di tempat kejadian tadi.

“Siapa takut,”balas Veni tak mau kalah dari Vani.

Tak ada satupun yang menonton kejadian tersebut tahu bahwa Aldino mempunyai adik kembar. Mereka hanya tau kalau Aldino mempunyai satu adik yaitu Vani.

Bug , Veni menendang perut Vani. Bug,Vani juga tak mau mengalah, dia pun menendang perut saudara kembarnya itu.

“Udah ah cape gue. Sakit juga nih,”ucap Veni saat melihat Vani ingin menyerangnya lagi.

“Aih, lu mah baru juga bentar udah minta berhenti aja,”kata Vani dan mengurungkan serangan yang akan dilayangkannya ke Veni.

“Ya udah ke kantin yuk,”ajak Veni ke Vani.

“Ya udah, kuy,”kata Vani menerima ajakan Veni.

(Visited 20 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *