Oleh : Muh. Alfrian Nugraha

Hujan, ada kalanya kau menyebalkan
Ada kalanya kau menyenangkan
Ada kalanya kau menenangkan
Ada kalanya kau menakutkan

Kadang aku bertanya
Mengapa pandangan orang berbeda
Mengapa tak bisa sama
Apakah karena berbeda mata

Disaat semua orang menertawakan
Hanya kepada hujan
Kucurahkan semuanya
Walau tak tahu apa dia mendengarnya

Disaat hujan meneteskan air awan
Saat itulah aku meneteskan air mata
Sambil bersenandung asal-asalan
Tak memikirkan apa-apa

Hari di mana hujan turun
Adalah hari aku kehilangan dirimu
Dia yang selalu menuntun
Menuntun ke suatu yang baik bagiku

Tapi itu tak apa
Aku percaya itu takdir
Tak ada yang salah
Itu mungkin memang harus terjadi

Walau sekarang kau jarang untuk muncul
Aku selalu menantikanmu
Untuk Menceritakan semua hal
Yang belum kau tau

Akan selalu kunanti, disini
Di tempat ini
Di tempatku
Kunantikan rintikmu

Watansoppeng, 16 Oktober 2021

(Visited 56 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *