Oleh: Nur Ayu Fakhirah
Halo, namaku Fey. Aku sangat mencintainya. Aku tidak tahu entah kenapa.
Dia selalu bisa membuatku mencintainya walau hanya dengan tatapannya saat berpapasan, merdu tawanya, wanginya, suaranya jika tidak sengaja kudengar. Betul, aku mencintainya dalam diam tak ada seorang pun yang tahu. Karena aku hanya gadis cupu yang selalu dibully. Tapi apakah gadis culun sepertiku tidak boleh mencintai seseorang? Apakah gadis culun sepertiku tidak berhak mempunyai teman? Entahlah ,hidup rasanya tidak adil.
Aku menyukainya sudah 1 tahun.
Aku bersemangat ke sekolah hanya karena aku ingin melihatnya, meski aku sering dibully karena memperhatikannya. Tentu saja banyak yang menyukai dia. Rumit bukan? ketika kita mencintai seseorang yang bahkan kita tidak bisa gapai.
Rencananya hari ini aku ingin menyatakan perasaanku. Tidak ada salahnya bukan?
Setelah melihatnya sendiri tanpa ada seseorang di dekatnya aku bergegas kesana untuk menyatakan apa yang kurasa.
“Hai”. sapaku dengan keringat dingin namun tidak ada gubrisan darinya. Aku melanjutkan kata -kataku,
“aku suka sama kamu”, lanjut ku mulai ketakutan.
“Sadar diri dong lo, lo tuh cuma gadis culun yang gak jelas dari mana, dan beraninya lo suka sama gw?” katanya sambil meninggikan suaranya.
Pertahananku seakan runtuh detik itu juga. Aku berlari tanpa arah dengan rasa malu dan kecewa. Sakit hati yang kurasakan saat ini seperti dihantam berkali kali. Tanpa kusadari mobil yang melaju ke arahku menabrak tubuhku. Rasanya sakit sekali. Darah bercucuran dimana-mana.
Tuhan, jika ini memang akhirnya aku ikhlas. “Rafa aku mencintaimu. Sangat ,sangat mencintaimu. Aku tahu kau mencintaiku tapi kau malu denganku karena selalu dibully?”.
Rafa yang melihatku langsung berlari ke arahku, Aku senyum kearahnya “I still love you” dengan nafas seadanya menahan rasa sakit “selamat tinggal”. Betapa menyesalnya Rafa saat itu. Dia hanya memeluk Fey disertai dengan rasa bersalah. Iya, betul dia menyukainya tapi dia malu.
Penyesalan selalu datang di akhir sebuah kisah. Tak ada penyesalan di awal. Jangan sia- siakan dia ketika masih ada, hargai dia.
fey-
