Tuhan, Aku Kembali
Oleh: Reisya Alfi Tuhan, aku berjalan terlalu jauh di jalan tanpa arah. Langkah-langkahku goyah, terbenam dalam kabut hitam yang tak berujung. Aku jatuh, aku rapuh, dan di sekelilingku hanya ada…
Oleh: Reisya Alfi Tuhan, aku berjalan terlalu jauh di jalan tanpa arah. Langkah-langkahku goyah, terbenam dalam kabut hitam yang tak berujung. Aku jatuh, aku rapuh, dan di sekelilingku hanya ada…
Oleh: Andi Annisa Nayla Rafeyfa Sakit yang bertubi-tubi iniKecewa yang menyakitkan iniAmarah yang terpendam iniSudah muak dengan semuanya! Dunia selalu saja menghakimiInginku lari menjauh dari dunia,yang terus saja menyakiti.Dunia menuntut…
Dahulu, aku sangat bersemangatuntuk mendapatkan cintamu.Tak kuhiraukan apa kata mereka. Dahulu, aku sangat bersemangatuntuk memperjuangkan cintaku.Tak kulihat gelombang menyerang. Cintaku bagai raga yang berusahauntuk mendapatkan pemiliknya!Cintaku berjuang mati-matianuntuk meyakinkan pemilik…
Oleh: Devi Purnama Ibu…Engkau bagaikan cahaya yang tak pernah padam, selalu menerangi setiap langkahku ke mana pun aku pergi.Engkau adalah sosok yang tiada lelah membimbingku, memberikan kasih sayang, serta menghadirkan…
Betapa besarnya hatimu.Begitu luas kesabaranmu menghadapiku.Betapa berharganya kau untukku.Tanpamu ibu, aku bisa apa? Mungkin, hidupku tak akan adamaknanya bila tanpamu.Seperti malam tanpa cahaya sangbintang.Betapa beruntungnya aku memlikimu. Caraku marah, sama…
Oleh: Nayla Basam Di setiap detak jantungku,Kutemukan jejak kasihmu.Jiwa pemilik sudut pair jantungku,Dialah Sang Ibu.Dalam setiap baitnya,Kuuntai seutas harap untukmu. Kuharap, sinar mentari tak menyilaukan matamu di pagi hari.Kuharap, bantalmu…
Oleh: Andi Annisa Nayla Rafeyfa* Ingin kuakhiri semua iniIngin kulenyapkan satu persatumasalah yang sangat menyiksa iniBisakah ku memeluk duka ini sendiri?Bisakah ku menopang semua ini sendiri? Raga ini seakan memberi…
Oleh: Nasyah Alicia Nalendra Di ujung senja yang kelabu, kau pergi meninggalkan jejak,Langit merintih dalam warna pudar, seperti hatiku yang kehilangan arah. Kita pernah berbagi tawa di bawah cahaya hingga…
Oleh: Nayla Basam Aku mencintaimu, lebih dari sekadar kata,Tak hanya ucap yang datang lalu sirna,Kupandang binar matamu dengan leluasa,Lalu terbentang bait-bait puisi indah. Aku mencintaimu, layaknya senja yang merona,Memeluk harap…
Oleh: Nayla Basam Di persimpangan hari, aku melangkah tanpa hentiDisambut sunyi pada lorong tak bertepiKunanti terang yang mungkin kan hadirNamun, selalu gelap yang menghampiri Aku hidup di antara hampa dan…
WhatsApp us