Oleh : Besse Zaskia Utami
Lapangan hijau Kecamatan Kodeoha di Bumi Patowonua mengukir kisah terindah bagi kami anak Indonesia. Betapa tidak!
Dengan hadirnya komunitas menulis “Pena Anak Indonesia (PAI)” yang didirikan oleh Bapak Inspirator Ruslan Ismail Mage (RIM) dan Bapak Iyan Apt, maka karya tulis kami terus membahana di angkasa, menembus batas wilayah, kota, bahkan negara.
Terimakasih telah membangunkan “panggung terbuka” di angkasa untuk mementaskan gagasan-gagasan, dan karya tulis kami anak Indonesia. Hari ini 25 November 2021, terasa mimpi memakai kaos seragam Pena Anak Indonesia di undang menghadiri acara puncak peringatan Hari Guru Nasional.
Lebih membahagiakan lagi, karena kami berlima mendapat piagam penghargaan langsung dari Bapak Bupati Kolaka Utara sebagai penulis muda produktif di Pena Anak Indonesia. Piagam ini menandai kalau sayap mulai kami kepakkan perlahan untuk turus mengangkasa lewat tulisan-tulisan kami yang dituntun mentor profesional menulis Pena Anak Indonesia dan Bengkel Narasi.
Betapa senang dan bangga
kami bisa berada di antara orang-orang besar Kolaka Utara. Kami membawa nama sekolah tercinta SMP N 13 Kolaka Utara. Tiada terpikir olehku akan kesempatan ini hadir dalam hidupku. Terima kasihku tak terhingga kepada Bapak Bupati Kolaka Utara dan Bapak Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kolaka Utara yang telah memberiku piagam penghargaan.
Terimakasih kepada bapak dan ibu di komunitas menulis Bengkel Narasi (BN), atas bimbingannya hingga kami semua dapat membuat karya dengan pemikiran sendiri. Para mentor PAI dan BN menjadi penyemangat kami untuk terus bisa menerbitkan karya-karya tulis menggunakan pemikiran sendiri.
Dari kalimat-kalimat inspiratif sang penggerak, kami yakin bisa dan mampu mengepakkan sayap-sayap literasi yang akan membawa kami terbang setinggi-tingginya melintasi taman-taman ilmu pengetahuan paling menawan.
Terimakasih panggung terbukanya bapak inspirator kehidupan, sang penggerak jiwa tanpa limit bapak Ruslan Ismail Mage. Betapa benar bapak telah menyalakan lilin dalam jiwa kami.
Penulis : Siswi SMPN 13 Kolaka Utara
