Senja yang Sepi
Oleh: Nasyah Alicia Nalendra Di ujung senja yang kelabu, kau pergi meninggalkan jejak,Langit merintih dalam warna pudar, seperti hatiku yang kehilangan arah. Kita pernah berbagi tawa di bawah cahaya hingga…
Oleh: Nasyah Alicia Nalendra Di ujung senja yang kelabu, kau pergi meninggalkan jejak,Langit merintih dalam warna pudar, seperti hatiku yang kehilangan arah. Kita pernah berbagi tawa di bawah cahaya hingga…
Oleh: Nayla Basam Aku mencintaimu, lebih dari sekadar kata,Tak hanya ucap yang datang lalu sirna,Kupandang binar matamu dengan leluasa,Lalu terbentang bait-bait puisi indah. Aku mencintaimu, layaknya senja yang merona,Memeluk harap…
Oleh: Nayla Basam Di persimpangan hari, aku melangkah tanpa hentiDisambut sunyi pada lorong tak bertepiKunanti terang yang mungkin kan hadirNamun, selalu gelap yang menghampiri Aku hidup di antara hampa dan…
Oleh: Adit Anugrah Pratama Aku selalu bingung dengan kata pulang Arah ke sang ibu atau ke sang ayah Bagaimana bila aku buta akan jalan pulang Akankah ada yang mencariku sampai…
Oleh: Adit Anugrah Pratama Sang bulan yang bersinar Ku datang untuk meluapkan rasaku Dirimu adalah panutan hidupku Dirimu sangat menawan Saat aku memandangimu Tak ada yang lebih baik darimu Tak…
Oleh: Adit Anugrah Pratama Pagi ini terasa hembusan angin dari celah-celah jendela sekolahku Hangat cahaya mentari menyentuh dan menyemangatiku Kubuka buku catatan dan kukoreksi ulang tugas rumah Hingga tiba saat…
TerkadangSemua makhluk di dunia ini ingin didengarTerkadangSemua makhluk di dunia ini ingin dimengertiNamun, apakah mereka pernah mendengar ucapanku?Apakah mereka pernah mengerti perasaanku? Tertawa bukan berarti tak ingin didengarTertawa bukan berarti…
Oleh: Nayla Basam Hari terus berganti,Aku di sini terus menanti,Perihal segala hal yang tak pasti,Mungkinkah semua ini kan berakhir? Kupandang nabastala yang sunyi,Kunanti hujan terhenti,Kiranya ada pelangi yang mengakhiri,Mungkinkah ia…
Oleh: Reisya Alfi Di atas air tenang itu,kau lihat bayangmu sendiri,terpantul dengan wajah yang kau tak kenali,seperti mimpi yang selalu berubah bentuk. Riak kecil memecah gambaran itu,menghapus apa yang tersisa…
Oleh: Reisya Alfi Kau menari dalam keheningan malam,tanpa penonton, tanpa panggung,hanya bintang-bintang mati yang menyaksikan,menjadi saksi atas gerak-gerikmu yang resah. Langit hitam, seperti tabir yang tak bisa kau sentuh,namun selalu…
WhatsApp us