Oleh: Nayla Basam

Aku mencintaimu, lebih dari sekadar kata,
Tak hanya ucap yang datang lalu sirna,
Kupandang binar matamu dengan leluasa,
Lalu terbentang bait-bait puisi indah.

Aku mencintaimu, layaknya senja yang merona,
Memeluk harap di ujung waktu yang bersinar,
Lembayung sore menari indah,
Membawa namamu dalam kilau nuansa merah.

Aku mencintaimu, seperti malam yang memeluk bintang,
Atau mentari yang sinari bulan,
Tak ada celah untuk kekosongan,
Sebab dirimu kan selalu menaunginya.

Aku mencintaimu, melalui hamparan doa,
Kusebut namamu dalam syair romansaku dengan Tuhan.
Bahkan bila dunia hancur dan berganti rupa,
Aku kan menyimpanmu dalam setiap relung rasa.

Watansoppeng, 16 November 2024

(Visited 24 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *