Oleh: Andi Aiesha Zafirah*

Sejak kecil, aku sudah gemar menulis, dan aku memiliki ketertarikan tinggi terhadap cerita bertema fantasi karena melalui tulisan, aku bisa menumpahkan berbagai imajinasi yang ada di pikiranku.

Aku memiliki banyak impian, salah satunya adalah melihat karya tulisanku diterbitkan menjadi buku fisik. Beruntung, aku pernah diberi kesempatan untuk mewujudkan impian tersebut dengan bergabung di Pena Anak Indonesia. Namun, sayangnya, aku menyia-nyiakan kesempatan emas itu dengan berhenti di tengah jalan.

Pada tahun 2023, aku mulai merasakan writer’s block. Rasanya sangat sulit bagiku untuk memulai atau melanjutkan sebuah karya tulis. Banyak tulisan yang hanya terbengkalai di draft karena aku selalu merasa kurang percaya diri dengan karyaku sendiri. Rasanya, setiap karya yang aku buat tidak cukup memuaskan untuk dipublikasikan.

Masa writer’s block itu berlangsung sangat lama hingga akhirnya berakhir pada bulan November kemarin. Aku memberanikan diri untuk mengikuti lomba Journalist Award yang diadakan oleh OSIS di sekolahku dalam rangka Roots Day. Itu adalah pertama kalinya aku menulis jurnal, dan bagiku, itu sangat sulit. Aku menghabiskan waktu malamku untuk mempelajari apa itu jurnal dan bagaimana cara menulisnya.

Setelah mempelajari berbagai hal tentang jurnal, aku akhirnya berhasil menuliskan jurnal dengan judul “Terjadinya Normalisasi Bullying di Lingkungan Sekolah.” Setelah sekian lama, aku akhirnya bisa menyelesaikan sebuah tulisan lagi. Rasanya sangat lega.

Pada hari pengumuman juara, aku tidak mengharapkan apa-apa dan sudah menerima jika tidak mendapatkan juara. Namun, ketika kelasku disebut sebagai juara 2, rasanya seperti mimpi. Aku berdiri di tengah lapangan untuk menerima sertifikat penghargaan, dan pada momen itu, aku berkata kepada diriku sendiri, “Ternyata aku bisa.”

Aku jadi sadar bahwa tidak semua penulis bisa langsung menghasilkan karya yang sempurna. Mereka harus melalui berbagai proses pengembangan sebelum itu. Kini, aku telah mendapatkan kembali kepercayaan diriku dan berhasil menyelesaikan karya tulisku yang satu ini.

Watansoppeng,29 Desember 2024

*Penulis adalah Siswi SMPN 1 Watansoppeng, Kelas IX.1

(Visited 51 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *