Oleh: Reisya Alfi
Di balik senyum, ada luka yang terpendam
Dalam hati yang rapuh, ada rindu yang diam
Dua rumah, empat orangtua, namun hampa dalam jiwa
Kehilangan sosok ayah, kehilangan cinta ibu yang nyata
Di tiap sudut ruangan, kulihat bayang masa lalu
Kenangan hangat yang pudar, dihapus oleh waktu
Ayah dan ibu yang hilang, tersisa bayang semu
Dalam pelukan orangtua baru, tetap kurasakan pilu
Berjalan dalam sepi, meniti langkah sendiri
Mencari arti keluarga, dalam dunia yang sunyi
Empat tangan yang menyentuh, namun tiada yang memahami
Rindu akan kasih sejati, yang dulu kurasa hakiki
Dalam pelukan mereka, kuharap cinta yang hilang
Namun yang kutemukan hanyalah bayang-bayang
Di balik tawa dan canda, ada tangis yang tertahan
Anak broken home, mencari cinta dalam keheningan.
