Oleh: Firda Sudirman*

Jum’at 17 Maret 2023, kominfo dan info literasi mengadakan acara Makin Cakap Digital. Sekolah SMP Negeri 2 Lilirilau merupakan salah satu peserta yang terdiri dari siswa-siswa SD dan SMP yang ada di wilayah Sulawesi untuk mengikuti acara yang diadakan lewat zoom itu..

Acara tersebut dibawakan oleh 3 narasumber dengan materi tentang digitalisasi. Narasumber 1 adalah Bapak Dr. Nur Alim, M.Pd, yang mewakili Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Soppeng.
Materi: Jadi pengguna media sosial yang bijak, kreatif, dan inovatif.

3 komponen pendidikan:
• Satuan Pendidikan
• Pendidikan keluarga
• Pendidikan masyarakat

Latar belakang digital :
• Menipiskan kesopanan dan kesantunan
• Menghilangnya budaya Indonesia
• Minimnya pemahaman akan hak-hak digital
• Menghilangnya batas-batas privasi

Budaya bermedia sosial digital merupakan kemampuan individu dalam membaca, menguraikan dan membangun wawasan kebangsaan, nilai pancasila dan bhinneka tunggal ika.

Ruang lingkup budaya bermedia :
• Budaya digital, budaya pancasila
• Digitalisasi budaya
• Mencintai produk dalam negeri
• Hak-hak digital

Kesimpulan : Dunia digital adalah dunia kita.

Narasumber 2 : Yusuf Mars
Materi : percakapan digital

Hal yang tak patut dilakukan
• Mimik konflik
• Perang kata-kata seperti kata yang tak senonoh, rasis, dll
• Menggunakan unsur sara
• Mengumbar masalah pribadi
• Bersikap terlalu ekstrem
Cyberbullying merupakan perilaku berulang yang ditujukan untuk menakuti, membuat marah atau mempermalukan mereka yang menjadi sasaran.

Kesimpulan dari materi ini: Kendalikan jempol kita, jangan sampai jempol lebih cepat dari otak kita.

Narasumber ke-3 : Yudha Wibisono
Materi: Aman bermedia digital di ruang maya

Sebuah proses untuk memastikan pengunaan layanan digital, baik secara daring maupun luring. Kompetensi keamanan digital:
• Mengamankan perangkat digital
• Mengamankan identitas digital
• Mewaspadai penipuan digital

Pishing: upaya untuk mendapatkan informasi data seorang dengan teknik pengelabuan.
Scam: bentuk penipuan melalui telepon, email, messaging, dengan tujuan pada umumnya untuk mendapatkan uang dari para korbannya.

6 cara mencegah keamanan digital
• Simpan data secara offline
• Pastikan koneksi internet aman
• Pakai kata sandi yang kuat
• Lakukan auntentifikasi 2 faktor
• Gunakan enkripsi pada aset digital
• Cek kembali link tidak dikenal

Kesimpulan dari materi ini:
• Tidak ada yang aman 100% di dalam digital, yang bisa kita lakukan adalah mengurangi risikonya
• keamanan berbanding terbalik dengan kemudahan
• Selalu berpikir kritis

Jadi, bijaklah bersosmed. Kendalikan jempol kita jangan sampai jempol lebih cepat dari otak kita.

  • Penulis adalah siswi SMPN 2 Lilirilau
(Visited 37 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *