Oleh: Amelia Esa Purnama

Mama adalah sosok perempuan yang sangat berarti dalam hidupku. Karena mama aku bisa hidup, sekolah, mandiri, bisa pintar, dan memiliki cita-cita yang tinggi. Rasa cinta, kasih dan sayang mama kepadaku sangatlah besar. Kalau ada yang bisa menghitung jasa seorang ibu, pasti tidaklah terkira.

Sembilan bulan dia mengandung. Membawaku kemana-mana. Mama rela mengorbankan segalanya untuk kebahagiaan anak-anaknya. Terkadang aku sering membuatnya marah, sedih, sakit hati. Terkadang aku membantah perkataannya, kesal dengan segala nasihat-nasihatnya, meskipun aku tahu itu untuk kebaikan kami, anak-anaknya.

Ketulusan mama yang selalu memaafkan segala kesalahanku takkan terlupakan. Mama selalu menyambutku ketika pulang sekolah dengan senyum dan belaian lembut. Aku tidak bisa membayangkan ketika semua itu tidak ada lagi. Aku tidak bisa membayangkan ketika mama sudah tidak berada di sisiku lagi.

Di usia yang kini sudah semakin uzur, aku berusaha untuk selalu membahagiakan mama. Selalu berbakti dengan mematuhi segala nasihat yang diberikan kepadaku. Mama selalu berdoa supaya semua yang aku cita-citakan dapat terkabul. Mama selalu berdoa agar aku menjadi anak yang sholeh, tidak manja, kuat, jadi anak yang berguna bagi nusa dan bangsa. Dalam setiap sujudnya, hanya anak-anaknya yang selalu didoakan.

Mama, aku berjanji akan berbakti kepadamu. Aku berjanji akan menjagamu dengan sepenuh jiwaku. Selagi aku masih bernapas, aku akan selalu ada untuk mama.

I love you, mama. Aku sayang mama.

Watansoppeng, 23 Februari 2023

(Visited 26 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *