Malam itu orang di rumah semuanya pergi ke acara keluarga. Aku diajak ke acara tapi aku terus menolak dengan alasan kepala pusing.
“Kamu ngak takut sendirian di rumah? Kami pulangnya larut malam loh”.
“Apa yang harus ditakuti? tanyaku.
Jam 7 malam mereka semua berangkat dan tinggal aku sendirian di rumah, tetapi tak lama telpon berbunyi pertanda ada salah seorang teman yang mengajakku untuk bermain game di rumahnya. Aku pun langsung ke rumahnya karena kebetulan rumahnya ngak jauh dari rumah ku. Yah, bisa dibilang tetanggaan.
Setelah lama bermain game, mataku terasa selalu ingin tertutup.
"Gue pulang duluan yaa, soalnya aku ngantuk banget dan kebetulan orang di rumah juga ngak ada."
"Hayo, kamu ngak takut nanti ada hantu loh, apalagi ini kan juga malam Jum'at," ucap temanku sambil menakutiku.
“Ngapain takut, lagian juga kalau ada hantu, hantunya takut sama aku”.
Aku yang tidak percaya akan hantu pun tidak menghiraukan ucapan temanku tersebut. Tetapi pada saat sampai di rumah, saya mengunci pintu dan bergegas ke kamar untuk tidur. Tiba-tiba ada ketukan pintu tanpa suara orang. Aku pun tidak langsung membukanya. Aku melihat dari jendela juga tidak ada orang. Jadi, aku menyimpulkan bahwa mungkin perasaanku saja ada orang yang mengetuk pintu tersebut.
Aku langsung bergegas kembali ke kamar, tapi belum sampai di kamar ketukan pintu itu kembali terdengar sangat keras sekali. Hingga aku berpikir mungkin ada yang menjahili dan menakut-nakutiku. Aku kembali membuka pintu dan aku kaget karena tidak ada orang di depan pintu yang tadinya terdengar jelas kalau itu adalah ketukan pintu.
Rasa takutku mulai muncul tapi aku terus berpikir positif bahwa mungkin hanya teman yang ingin menakut-nakutiku. Dengan rasa takut aku kembali menutup pintu dan kembali ke kamar , tapi ada suatu kejanggalan lagi dan tambah membuatku takut yaitu suara piring yang jatuh di kamar, tapi lagi-lagi aku selalu mencoba berpikir positif. Mungkin itu hanyalah kucing.
Setelah menenangkan diri, aku mematikan lampu kamarku dan bergegas untuk tidur karena sudah mengantuk. Tetapi belum sempat tidur ada suara aneh yang entah dari mana tetapi suaranya mirip dengan suara sepupuku yang sering menakutiku.Pada saat ingin mengecek, ternyata tidak ada orang dan sadar bahwa jika itu memang sepupuku masuknya lewat mana? Pintu kan sudah kukunci.
Bulu kudukku langsung merinding setelah sadar mungkin ini gangguan makhluk halus. Aku mulai panik dan ketakutan langsung keluar dari rumah pergi ke rumah teman untuk menunggu orang tuaku kembali. Pada saat orang di rumah kembali, aku menghembuskan nafas lega. Saat keadaan sudah tenang dan rasa takut hilang, aku menceritakan kejadian tersebut pada orang di rumahku.
Setelah kejadian tersebut entah itu ulah temanku ataupun makhluk halus kita harus tetap waspada, jangan sok jago dan juga harus percaya bahwa dalam kehidupan di muka bumi ini bukan hanya manusia saja yang ada di dalamnya tapi juga ada makhluk lain. Oleh karena itu, manusia dianjurkan untuk senantiasa mengingat asma Allah Swt.
