Malam
Oleh: Aisyah Shafira Yunus Mungkin bagi sebagian orang, malam terasa menyeramkan. Gelap, sunyi, dan seolah menyimpan banyak misteri. Namun, bagi sebagian yang lain, malam justru menenangkan. Malam memberi ruang untuk…
Oleh: Aisyah Shafira Yunus Mungkin bagi sebagian orang, malam terasa menyeramkan. Gelap, sunyi, dan seolah menyimpan banyak misteri. Namun, bagi sebagian yang lain, malam justru menenangkan. Malam memberi ruang untuk…
Oleh: Miranda Mayanti* Kita duduk di tepi waktu,pada batu yang tak pernah tahubetapa lama rinduku padamumenunggumu di batas diam. Lima belas tahun…aku menyebut nama mumencari wajahmu dalam bayangmenyusun kenangan dari…
Oleh: Devi Purnama* Anaya, seorang siswi kelas delapan, lebih suka duduk di pojok kelas sambil menggambar daripada ikut beramai-ramai dengan teman-temannya. Sejak kecil, Anaya memiliki hobi menggambar. Baginya, menggambar bukan…
Oleh: Jusmawati* “Kita ini sangat kecil, tahu,” ucap Sanu yang kini tengah berada di atap rumahnya, sendirian menatap langit malam yang begitu indah. “Aku sangat penasaran dengan semua yang ada…
Oleh: Adhini Khumairah Latifa Halo semuanya, kali ini saya akan menceritakan tentang ruang tanpa nama, atau bisa juga disebut tentang rumah yang tidak selalu berbentuk bangunan. Definisi rumah itu adalah…
Oleh: Revan Febriansyah Tangan Ayahku kasar, bukan karena tak tahu cara membelai, tapi karena terlalu sibuk merangkul pahitnya hidup. Pagi hingga siang ia pemetik senja, sore sampai malam ia penjaga…
Oleh: Andi Aiesha Zafirah “Selamat atas kenaikan gajimu, Mas!” kata Ibu sembari membawa sepotong kue cokelat favoritku. Aku tersenyum dan mengucapkan terima kasih kepada Ibu. Lalu, suara hentakan kaki adikku…
Oleh: Jusmawati* Langkahku terseok menanti malamLangkahku tertatih berselimut kelamTanpa asa, sejenak kuterdiamBerdiri terpaku, dalam sepi kutenggelam Mulai samar bayangankuLambat laun sirnaMulai bisu sekelilingkuLambat laun hampa Saat angin berhembusCiptakan riak yang…
Karya : Revan Febriansyah Pernah kita berlari di tepi pasir, manari diatas ombak dengan nyanyian kicauan burung, mengejar bayang senja seolah waktu tak akan usai. Tawamu menari bersama ombakdan aku…diam-diam…
Oleh: Miranda Mayanti* Dalam sunyi malam kuukir bayangKau hadir di sela angan yang melayangTak bersuara, tak bernyawaNamun hatiku terpaut mesra Kau tersenyum dalam benakkuMembelai luka tanpa sentuhMeski tak nyata wujudmuCintaku…
WhatsApp us