Oleh: Arga Ayu Kumala
Ungkapan yang mudah dan ringan, berpahala pula, tapi kadang kita lupa mengamalkannya yaitu bersyukur. Apa pun keadaan kita jangan lupa untuk bersyukur. Bersyukur tidak harus di kala senang atau bahagia bahkan saat terpuruk pun kita jangan lupa bersyukur.
Ujian setiap orang tidak sama. Namun, tetap bersyukur atas apa yang telah menjadi ketetapan-Nya. Allah tidak akan memberikan ujian di luar kemampuan hamba-Nya. Tak perlu mengeluh dan bersedih, tetap jalani semampu dan sebisa kita. Kehidupan seperti air mengalir, terus mengalir meski dihadang bebatuan. Begitu juga kita, terus jalani kehidupan sesuai arus kehidupan masing-masing.
Begitu pula dengan diriku, aku tidak boleh lelah dengan keadaanku. Mungkin aku sedikit berbeda dengan teman-temanku. Aku dari kecil bersama mama, jarang sama bapak. Hanya waktu kecil dan terakhir bertemu ketika masih SD kelas 2.
Yaaa…mungkin aneh, tapi memang begitu kenyataannya, bahkan foto keluarga tidak ada, hanya sama mama saja. Mama yang selalu memberi semangat dan selalu memotivasi agar selalu berbuat baik. Tidak boleh membenci siapapun termasuk bapakku.
Aku berharap bisa menjadi anak yang kuat dan tegar demi mama dan orang-orang yang menyayangiku. Aku selalu bersyukur. Kasih sayang yang aku dapatkan tidak berkurang, bisa menjalani hari-hariku dengan baik, meski tanpa bapak di sampingku.
Rasa syukur harus tumbuh dari hati, agar bisa memaknai arti syukur yang sesungguhnya bukan sekedar rasa syukur saja. Sebenarnya, gampang-gampang susah yaaa. Misalkan, kalau kita dihina dan dimaki harus bersyukur, waduh rasanya kok tidak mungkin. Masa iya bersyukur. Yaaa …kan kita dapat pahala dan yang menghina serta memaki dapat dosa. Alhamdulillah kan, yang penting ikhlas.
Aku bersyukur dengan segala keadaanku, meski jauh dari kata mewah. Karena bahagia tak harus dari kemewahan. Bahagia berawal dari rasa syukur dari hati atas segala apa yang dimiliki. Meski hanya mama yang selalu menyemangati, aku bersyukur dan berterima kasih pada Allah SWT telah memberi kesehatan dan napas hingga kini.
Bersyukurlah masih ada orang-orang yang mau mengingatkan, membimbing dan menjaga kita. Tanamkan rasa syukur dari hati serta jangan lupa untuk selalu bersyukur. Jangan malu dengan keadaan kita. Tetap bersyukur atas apa yang kita miliki. Terima kasih ya Allah atas semua karunia yang telah Engkau berikan.
Watansoppeng, 29 Januari 2023
