Oleh : Arga Ayu Kumala
Senin 21 November 2022, di sekolah dilaksanakan kegiatan penanaman cabai secara serentak. Setiap siswa diwajibkan menyediakan tanah dan kemudian mengisi wadah yang sudah disediakan. Bibit cabai dan wadahnya disediakan oleh sekolah, siswa tinggal mengisinya dengan tanah, lalu menanam sendiri bibit cabainya.
Dalam setiap wadah diisikan tanah, sekam, pupuk organik agar pertumbuhan bibit cabainya subur. Ini adalah contoh tanaman saya. Sebelum menanam bibit cabai, terlebih dulu saya menaruh tanah serta pupuk organik dalam plastik tanaman. Setelah satu malam, bibit cabai saya tanam pada plastik tanaman tadi. Setiap datang ke sekolah, tidak lupa saya menyiram bibit cabai supaya tumbuh subur.
Sebelum proses penanaman cabai, tentu dimulai dari pembibitan terlebih dahulu, lalu para peserta didik memilih bibit cabai yang bagus untuk ditanam. Dalam proses penanaman, kami didampingi bapak dan ibu guru supaya tidak salah dalam penanaman. Dengan gembira kami mengadakan penanaman tanaman cabai itu secara serentak.
Selain belajar, kami bisa memanfaatkan pekarangan sekolah untuk membudidayakan tanaman cabai. Dengan proyek tanaman hidroponik di sekolah, diharapkan semua peserta didik juga bisa memanfaatkan pekarangan di rumah, daripada hanya dibiarkan saja. Lumayan lho sambil bertani, bisa juga hasilnya dijual nanti.
Mudah-mudahan dalam proyek penanaman cabai ini, tanamannya tumbuh subur sampai panen raya nanti, dan cabainya bagus-bagus. Hmmm…jadi ndak sabar nich, menunggu bibit cabai tumbuh besar dan banyak buahnya, bisa panen cepat dech.
