Oleh: Afifa Aila
Halo semua! Pasti dari kalian semua pernah yang namanya mempunyai sahabat atau teman sejati, kan? Seperti aku, aku juga dulu punya sahabat yang sangat aku sayangi seperti adikku sendiri karena dia sangat baik kepadaku. Aku tidak ingin menyebutkan namanya, jadi aku menamainya dengan nama samaran, yaitu Talia, karena nama ini cocok untuk seseorang yang ceria, baik hati, dan membawa kebahagiaan bagi orang-orang di sekitarnya walaupun kadang-kadang sifatnya cengeng.
Aku bertemu Talia saat berumur 6 tahun. Mungkin memang di umur segitu semua orang belum terlalu dewasa dan belum mengerti hal apa pun, tapi aku melihat Talia benar-benar orang yang baik. Aku dan Talia dulu adalah sahabat yang benar-benar dekat karena kami selalu bermain bersama, berbagi makanan bersama, bercerita, dan tertawa bersama. Dan ketika Talia tidak pergi ke sekolah, pasti aku sangat sedih karena tidak ada yang mengajakku bermain bersama lagi. Walaupun ada, tapi aku tetap sedih jika tidak ada Talia. Sama seperti Talia, dia juga akan merasa sedih jika aku tidak ada di sekolah. Tapi sedih itu hanya sementara karena aku dan Talia berpikir, “Aku masih bisa bertemu di keesokan harinya.”
Tapi di pertengahan semester aku bingung karena sudah beberapa hari Talia tidak pergi ke sekolah. Akhirnya aku mendengar dari temanku yang lain, dia bilang Talia ternyata pindah sekolah. Aku yang mendengar itu sangat sedih karena orang yang selalu bermain, bercerita, dan tertawa bersamaku sudah tidak ada lagi di sekolah ini. Ditambah, Talia juga sama sekali tidak memberi tahuku bahwa dia pindah sekolah. Aku bertanya sama sepupu Talia dan bertanya kenapa Talia pindah sekolah? Sepupu Talia pun memberi tahuku bahwa dia pindah secara tiba-tiba, jadi mungkin dia tidak bisa mengabari. Sepupunya juga tidak tahu Talia pindah ke mana. Tapi aku mendengar, katanya Talia pindah sekolah ke kota Medan.
Saat hari itu, aku benar-benar sedih karena orang yang selalu bersamaku sudah pindah. Tapi di kemudian hari aku tetap menjalani hari-hariku seperti biasa, walaupun Talia sudah tidak bersekolah di sini lagi. Walaupun aku selalu menunggu kabar Talia dari sepupunya, tapi tetap tidak ada. Hingga tamat aku tidak pernah melihatnya lagi. Sekarang aku hanya bisa mengingat semua kenangan bersama Talia. Aku akan selalu mengingat semua kebaikan Talia saat bersamaku dulu. Dia benar-benar teman atau sahabat yang baik. Dari semua orang yang aku kenal, dia orang yang paling baik.
Persahabatan sejati adalah salah satu anugerah terindah dalam hidup. Meskipun waktu dan jarak dapat memisahkan, kenangan indah yang telah dibangun bersama akan selalu tinggal di hati. Setiap orang yang hadir dalam hidup kita membawa pelajaran berharga, dan yang paling penting adalah menghargai setiap momen yang kita miliki bersama mereka. Jangan pernah lupa untuk selalu menghargai dan berterima kasih kepada sahabat yang telah memberikan kebahagiaan dalam hidup kita, karena kita tidak pernah tahu kapan perpisahan itu terjadi.
Watansoppeng, 24 April 2025
