Oleh: Raghif Yazid Uqail
Di tengah kepanikan, suara cermin pecah terdengar dari sudut toko. Dengan gemetar, mereka mendekati sudut toko itu dan menemukan pecahan cermin yang aneh. Di pecahan itu, terdapat sebuah pesan, “Kami akan datang sebentar lagi..” yang berarti sesuatu akan datang kepada mereka semua.
Setelah Evan dan teman temannya membaca pesan tersebut, tiba tiba muncul bayangan sesosok pria di pecahan cermin tadi. Badannya berwarna hitam dan matanya berwarna merah. Evan dan teman teman nya langsung berlari ke luar toko, namun pintu toko tidak dapat terbuka. Evan pun mengambil alat dari dalam tas nya untuk membuka pintu toko.
Ketika Evan mencoba membuka nya, sesosok pria tadi tiba tiba muncul di hadapan mereka dan menanyakan “Mengapa kalian datang kesini? Ini adalah wilayah kami”, mendengar itu, Evan pun menjawab ” Kami ingin mengungkap misteri yang ada didalam gedung ini”. Setelah Evan menjawab, pria hitam itu mengatakan kembali “Kalian tidak dapat mengungkap misteri di dalam gedung ini, karena apabila kalian telah masuk ke gedung ini, kalian tidak akan bisa keluar, SELAMANYA! “
Mendengar perkataan sosok itu, Evan pun bertanya “Darimana suara tangisan dan teriakan yang kami dengar tadi? ” Tidak lama kemudian, sosok itu berkata “Itu adalah suara dari arwah arwah pelanggan toko ini 8 tahun lalu, mereka semua terjebak di dalam cermin besar di ujung toko” Setelah mendengar itu, Evan langsung bergegas ke ujung toko dan menemukan cermin besar yang dikatakan sosok itu. Di pinggiran cermin itu, terdapat tulisan Mandarin yang artinya “Jika kalian ingin terus hidup, sebaiknya kalian bergegas keluar dari sini, atau kalian akan merasakan akibatnya”. Mereka pun bergegas lari ke luar toko dan meninggalkan toko tersebut.
Mereka pun naik ke lantai 2 yang pencahayaan agak gelap, seluruh toko dipenuhi dengan lumut lumut hijau, dan seluruh lantai di penuhi dengan debu. Mereka berjalan jalan dan menemukan tempat permainan anak terbesar di gedung ini. Saat mereka masuk, tiba tiba lampu menyala dan seluruh permainan mengeluarkan suara tanpa ada gambar di setiap permainannya. Mereka bingung, apa sebenarnya yang terjadi.
Di tengah kebingungan, nampak seorang anak sedang bermain permainan mobil di salah satu meja. Evan dan teman temannya bertanya-tanya, kok bisa ada anak di sini? padahal tempat ini sudah terbengkalai sejak 8 tahun lalu. Mereka pun mendekati anak tersebut, namun tiba tiba…
Cerita berlanjut ke bagian 3
