Oleh: Aisyah Nur Adhayani*

Maulid Nabi atau ” Eid Mawlid an-Nabī ” adalah peringatan hari lahir Nabi Muhammad SAW, yang jatuh pada 12 Rabiul Awal. Kata Maulid sendiri sering di sebut juga dengan kata Milad yang berarti Hari Lahir. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW setiap tahunnya bertujuan untuk mengenang perjuangan Rasulullah SAW semasa hidupnya dan sebagai bentuk penghormatan.

Dalam satu Hadis Qudsi dikatakan :

لَوْلَاكَ لَوْلَاكَ يَا مُحَمّد لما خَلَقْتَ الأَفْلَاك
” Jika bukan engkau wahai Muhammad, tidak akan aku ciptakan alam semesta ini “

Imam al-Suyuthy (849-910 H/ 1445 – 1505 M) dalam Husnul Maqshad fi Amalil Maulid memberikan petunjuk cara merayakan maulid nabi yang benar, dengan pernyataan berikut ini:

أنَّ أصْلَ عَمَلِ الْمَوْلدِ الَّذِى هُوَ اِجْتِمَاعُ النَّاسِ وَقِرَاءَةُ مَا تَيَسَّرَ مِنَ الْقُرْآنِ. وَرِواَيَةُ الأخْبَارِ الوَارِدَة فِى مَبْدَءِ أمْرِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَمَا وَقَعَ فِى مَوْلِدِهِ مِنَ الآيَاتِ ثُمَّ يَمُدُّ لَهُمْ سِمَاطٌ يَأكُلُوْنَهُ وَيَنْصَرِفُوْنَ مِنْ غَيْرِ زِيَادَةٍ عَلَى ذَلِكَ مِنَ الْبِدَعِ الْحَسَنَةِ الَّتِى يُثَابُ عَلَيْهَا صَاحِبُهَا لِمَا فِيْهِ مِنْ تَعْظِيْمِ قَدْرِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَاِظْهَارِ الْفَرَحِ وَالاِسْتِبْشَارِ بِمَوْلِدِهِ الشَّرِيْفِ.

” Bahwa asal perayaan Maulid Nabi Muhammad, yaitu manusia berkumpul, membaca Al-Qur’an dan kisah-kisah teladan kemudian menghidangkan makanan yang dinikmati bersama, setelah itu mereka pulang. Hanya itu yang dilakukan, tidak lebih. Semua itu termasuk bid’ah hasanah. Orang yang melakukannya diberi pahala karena mengagungkan derajat Nabi, menampakkan suka cita dan kegembiraan atas kelahiran Nabi Muhammad yang mulia ” (Al-Hawy Lil Fatawa, Juz I, halaman 189-197).

Adapun cara memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW yakni :

•Biasanya di Indonesia,setiap daerah melangsungkan tradisi perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di daerah masing masing.

  • Bersholawat dan membaca Al-Qur’an sebagai bentuk cinta dan kehormatan pada Nabi Muhammad SAW

•Bersedekah

Nabi Muhammad SAW adalah utusan Allah SWT. Keberadaannya membawa kebenaran dan kehadirannya menuntun kepada jalan kehidupan yang benar.

Selamat merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW, 28 September 2023.

*Penulis adalah Siswi SMPN 1 Watansoppeng, kelas 8.3

(Visited 44 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *