Oleh: Amara Nasifa*

Kehidupan di atas dunia ini dapat diikuti perkembangannya melalui peninjauan terhadap usia bumi. Menurut ilmu astronomi, dunia ini pada mulanya berupa bola gas yang sangat panas dan berputar pada porosnya sendiri. Perputaran yang terus-menerus menyebabkan bola gas menjadi semakin padat dan terjadilah kulit bumi. Kulit bumi itulah yang makin lama makin tebal dan suhunya semakin turun.

Menurut geologi, waktu terjadinya dunia hingga sekarang ini dapat dilihat dari zaman zaman seperti berikut. Archaeikum, yaitu zaman tertua yang berlangsung kira-kira 2.500 juta tahun lalu. Di zaman ini kulit bumi masih panas sekali, dan tidak ada kehidupan sedikit pun. Palaeozoikum, yaitu zaman yang sudah berlangsung sekitar 340 juta tahun, dan sudah ada kehidupan. Zaman ini juga dinamakan zaman pertama (primer).

Mesozoikum, yaitu zaman hidup pertengahan/sekunder. Zaman ini berlangsung sekitar 140 juta tahun. Di zaman ini terdapat banyak bangsa reptil yang luar biasa besarnya contohnya Dinosaurus, yang panjangnya mencapai 12 meter dan Atlantosaurus yang panjangnya mencapai lebih 30 meter.

Neozoikum, yang disebut juga zaman hidup baru (tersier). Pada zaman ini bangsa reptil lambat laun lenyap dan punah. Primata sudah tampak di zaman ini. Kera dan jenis kera-manusia sudah ada di akhir zaman ini. Berikutnya, zaman kuarter, yaitu zaman bagi manusia karna dizaman inilah manusia diperkirakan mulai ada. Bukti-bukti sudah cukup ditemukan. Zaman kuarter ini dimulai sekitar 600 ribu tahun yang lalu.

Terakhir, ada zaman Aluvium yang dimulai kira-kira 20.000 tahun yang lalu dan berlangsung hingga sekarang. Dari zaman ini terdapatlah nenek moyang manusia. Manusianya sudah berbangsa, sejenis dengan manusia sekarang, yaitu homo sapiens/manusia yang cerdas. Dari situlah kebudayaan sebagai hasil ciptaan manusia mengalami perkembangan dan kemajuan yang luar biasa pesatnya.

Dari pembagian zaman tersebut dapat dikatakan bahwa manusia pertama kali dilahirkan ke dunia ini pada suatu ketika di antara zaman tersier dan kuarter. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa permulaan adanya kebudayaan, ialah permulaan prasejarah. Dapat dikatakan bahwa bangsa indonesia memasuki zaman sejarahnya sejak abad ke-5 Masehi.

Sumber: Buku Sejarah Indonesia

*Penulis adalah siswi SMPN 2 Lilirilau

(Visited 55 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *