Laki – laki yang berpendidikan tinggi akan menciptakan karir yang bagus, sedangkan perempuan yang berpendidikan tinggi akan menciptakan generasi yang luar biasa.
Perempuan memegang peran besar akan seperti apa generasi manusia selanjutnya, itu sebabnya pendidikan tinggi untuk perempuan sangat penting karena mereka akan lebih banyak menghabiskan waktu dengan anak-anak mereka. Perempuan yang berpendidikan tentu saja berbeda dengan yang tidak. Jadi, bukan cuma mengurus dapur.
Berpendidikan disini maksudnya bukan hanya bersekolah di gedung-gedung tinggi dan mewah dengan segala fasilitas memadai tetapi ilmu bisa didapat dari mana saja. Seperti membaca buku, mencari tahu tentang hal-hal baru atau bahkan dengan menonton video-video yang bermanfaat.
Saya juga pernah dengar katanya laki-laki bisa minder kalau terlalu berpendidikan. Kalau saya sebagai perempuan tidak akan hiraukan pendapat seperti itu, karena jodoh adalah cerminan diri. (sumber: FB Caption Kecewa)
Salah satu tokoh fenomenal yang selalu menginspirasi kaum perempuan termasuk saya adalah R.A.Kartini. Sosok wanita cerdas dan tangguh yang berjuang demi emansipasi perempuan. Jasanya membuat para perempuan Indonesia kini bisa mengenyam pendidikan setinggi-tingginya, berpartisipasi dalam kursi pemerintahan, dan bekerja dengan profesi tinggi. Berkat beliau kini kedudukan perempuan setara dengan laki-laki.
Perjuangan beliau begitu luar biasa hingga bisa mendirikan sekolah perempuan pertama di pulau jawa. Sekarang walau raganya sudah tiada namun semangat beliau selalu membara dalam jiwa semua perempuan di Indonesia. R.A. Kartini akan selalu abadi lewat karya-karyanya.
Karena itulah pendidikan untuk perempuan sangatlah penting, karena wawasan dan ilmu yang luas dapat bermanfaat memperbaiki kualitas hidup seorang perempuan, lingkungan keluarga dan bahkan kemajuan bangsa. Lebih dari itu, berwawasan luas juga dapat membangkitkan semangat para perempuan untuk memiliki semangat belajar, berkembang dan terus membekali diri dengan kompetensi lain agar menjadi sumber daya manusia yang berkualitas.
Perempuan yang cerdas akan menghasilkan keturunan yang cerdas juga.
Terlepas dari ingin menjadi wanita karir atau ibu rumah tangga, sebaiknya seorang wanita mengenyam pendidikan tinggi terlebih dahulu.
Jangan pernah hiraukan pendapat yang mengatakan, “Percuma sekolah tinggi-tinggi, ujung-ujungnya juga di dapur,” itu menurut orang yang memiliki pemikiran yang sempit.
Mari bermimpi setinggi langit dan jaga selalu semangat Kartini dalam diri untuk berprestasi. Selamat hari Kartini untuk perempuan-perempuan tangguh di seluruh nusantara!
