Story On The Highway

    Polisi adalah petugas yang mengemban amanat untuk menegakkan peraturan. Oleh karena itu, nggak heran sosok polisi ini menjadi figur atau aparat yang paling dekat dengan masyarakat. Polisi dalam pekerjaannya juga dituntut untuk dapat membantu dan mengayomi dinamika sosial di kehidupan sehari-hari. Seorang polisi harus menjunjung tinggi prinsip untuk masyarakat dan oleh masyarakat.

    Polisi dalam profesinya berupaya untuk menegakkan berbagai peraturan yang ada. Tak terkecuali peraturan lalu lintas yang harus dipatuhi oleh setiap pengendara. Peraturan ini dibuat agar meminimalisasi angka kecelakaan di jalan raya.

    Pasalnya tranportasi darat merupakan penyumbang angka kecelakaan yang cukup tinggi di Indonesia. Dalam rangka menertibkan pengguna jalan, nggak jarang polisi melakukan patroli atau razia dalam kurun waktu tertentu. Langkah tersebut di lakukan demi kepentingan dan keselamatan para pengguna jalan. Walaupun peraturan sudah ada, tetep saja ada oknum masyarakat yang bendel dan melanggar peraturan. Seperti melanggar lampu lalu lintas, tidak memakai helm, melakukan balap liar dan sebagainya.

     Siang ini patroli di lakukan di jalanan ibu kota, kali ini polisi fokus dengan satu pengendara motor yang tidak memakai helm.

   “Selamat siang!”,

   “Siang pak!”

   “Kalian tahu kesalahan kalian?”

   “Iya pak, maaf kami gak pake helm”. Jawab salah seorang remaja tersebut.

   “Kalau kamu tahu kesalahan cowok kamu?”

    “Banyak pak, kontak WA, sama sosmednya udah kayak asrama putri pak, cewek semua”.

   “Terus pamitnya tidur tapi whatsappnya online, ngelike foto cewek mulu, tapi aku tetap sabar”. Lanjut temannya.

   “Saya pribadi turut berbelasungkawa atas nasib percintaan yang menimpa kalian”, Ledek polisi tersebut.

   Wkwkwkwkwk.

   Dan akhirnya dua remaja perempuan tersebut di tilang karena tidak memakai helm.

   Malam harinya polisi kembali melakukan patroli dan lagi-lagi polisi menemukan pengendara motor yang bandel. Polisi fokus pada 1 motor yang tidak memakai nomor plat kendaraan dan motornya pun sudah di modifikasi. Setelah melalui pengejaran yang cukup dramatis, akhirnya polisi berhasil memberhentikan pengendara tersebut.

   “Hei sini kamu”, kata seorang polisi.

    “Iya pak”, jawab pemuda berkaos hitam itu.

    “STNK motormu mana?”

    “Saya lupa bawa pak”,

    “Lupa atau emang gak ada?”

    “Lupa pak, ada di rumah”.

    “Plat motormu mana?”

     “Saya lupa pasang pak”

    “Terus SIM mu mana?”

     “Gak tahu pak, akhir-akhir ini sering ngilang mungkin sudah bosan”, jawab pemuda itu dengan nada bercanda.

    “Yang sabar yah”.

    “Iya pak”.

    “Karena kamu gak punya SIM dan motor kamu juga gak ada platnya jadi sekarang motormu kita bawa dulu ke kantor polisi, kalau kamu mau ambil besok datang ke kantor bawa STNK dan surat-suratnya”.

   “Sekarang kamu bisa pulang”.

   “Iya pak, terus saya pulang naik apa?”

   “Itu urusan kamu, besok kalo mau ambil motor datang ke kantor yah”.

    “Iya pak”.

   Akhirnya motor pemuda itu diamankan pihak kepolisian karena tidak memiliki SIM dan pemuda tersebut disuruh untuk pulang.

    Sejumlah kejadian lucu terjadi saat polisi menilang pengendara bandel. Ada-ada saja alasan para pemotor ini agar lolos dari jerat hukum.

(Visited 52 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *