Oleh: Muh. Irwan
Sumber: Andi. Alda
Alda adalah seorang gadis yang periang dan suka tersenyum oleh karena itu, Alda mempunya banyak teman-teman di sisinya
Suatu hari senyuman di wajah Alda luntur saat ibunda tercinta jatuh sakit, karena hal itu Alda merasa sedih
Bahkan disekolah Alda tidak lagi tersenyum karena sedih memikirkan kondisi ibunya
Melihat Alda terus-menerus bersedih Fitra sebagai sahabat Alda mencoba untuk menghiburnya
“Da, udah Da jangan sedih lagi kamu harus berdoa untuk kesembuhan mama mu”
“Iya Fit tapi aku tahu, aku hanya sedih melihat ibu terbaring lemah di tempat tidur, bagaimana kalau ia meninggalkanku” ucap Alda di sertai tangisan
Fitra menarik Alda kepelukannya dan berkata “Da jangan ngomong gitu, apapun itu kita harus berfikir positif, kami sahabatmu akan selalu berada di sisimu”
Saat Alda pulang dari sekolah Alda memasuki kamar ibunda tercinta, ibunda memanggil Alda dan menyuruhnya duduk di sampingnya.
Alda memegang tangan ibunya dan berkata “Mah, cepat sembuh ya, Alda sedih melihat Mamah seperti ini” ucap Alda
“Alda kamu jangan sedih, mama gak suka liat Alda sedih, mama lebih suka saat Alda tersenyum dan bahagia” ucap mama
Alda kemudian menangis dan memeluk erat mamahnya dan berkata ” mama cepat sembuh ya Alda sayang mama, mama harus kuat melawat penyakit mamah, Alda selalu berdoa pada Tuhan untuk kesembuhan mama” ucap Alda sambil menangis
Sebelum jam 4 subuh tiba tiba mama Alda merasakan sakit, semua orang bangun melihatnya Termasuk Alda
Melihat hal itu Alda menangis dan duduk di samping tempat tidur mamanya dan memegang tangan mamanya sambil berkata
“Mah, hiks mama, mama harus kuat jangan ninggalin Alda mah, mama” Ucap Alda sambil menangis Kemudian Kakaknya mencoba menenangkan Alda
“Alda udah jangan nangis, kita doa sama-sama untuk yang terbaik bagi mama” ucap kakak Alda
Saat ingin di bawah kerumah sakit mama alda sudah di panggil oleh yang maha kuasa, Alda pun sangat terpuruk kehilangan orang yang paling ia sayang
Alda merasa terpukul karena baru tadi siang ia sempat berbincang sebentar dengan sang ibu, Alda tidak pernah berfikir bahwa itu adalah kali terakhir ia berbicara dengan sang ibu
Hari pemakaman, Alda masih sedih dan menangis di kuburan mamanya, kemudian sahabat-sahabatnya datang dan mencoba menghibur Alda
“Da, udah Da jangan sedih terus, kalau kamu sedih terus pasti mama kamu di sana juga bakalan sedih” ucap Saskia sahabat Alda
“Iya Da, jangan sedih lagi ada kami yang selalu di sisimu, rajinlah mengirim doa untum mama kamu agar ia tenang di alam sana” ucap Fitra sahabat Alda
Mereka bertiga perpelukan di depan makam mama Alda, orang orang yang ada di pemakaman pun merasa terharu dengan persahabatan mereka bertiga
Hari hari yang Alda lalui tanpa kehadiran sang ibu awalnya menyakitkan tapi berkat teman teman yang baik di sisi Alda, Alda kembali menjalani hari hari dengan bahagia
Sekian…
Penulis: muh.irwan
Sumber: Andi. Alda
Kelas:9
Sekolah: SMP Haji Agus Salim
Asal: Tobaku
