Oleh: Miranda Mayanti*

Dalam sunyi malam kuukir bayang
Kau hadir di sela angan yang melayang
Tak bersuara, tak bernyawa
Namun hatiku terpaut mesra

Kau tersenyum dalam benakku
Membelai luka tanpa sentuh
Meski tak nyata wujudmu
Cintaku tulus, tak berkeluh

Di antara mimpi dan nyata
Namamu selalu ku pinta
Meski dunia tak mengizinkan
Kau tetap kekasih harapan

Aku tahu kau hanya bayangan
Dari rindu yang tak tertahan
Namun lebih baik Aku bermimpi
Daripada sepi tak berbagi.

Kekasih khayalan, tetaplah di sana
Menemani malam dalam lara
Meski esok kau kan menghilang
Cintaku tetap takkan hilang.

*Penulis adalah Siswi SMKN 3 Kolaka Utara

(Visited 22 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *