pada zaman dahulu kala, hiduplah beruang yang bernama Bibi. Bibi adalah hewan yang paling rakus di hutan. Bibi suka mengambil madu yang banyak di sarang lebah. Tanpa berpikir panjang Bibi menghabiskan madu itu dan tidak memikirkan hewan lain. Banyak hewan yang tidak suka tidak suka Bibi karena kerakusannya. Selain itu Bibi juga sangat pelit. Setelah beruang itu mengambil madu di sarang lebah, lebah datang untuk mengecek madunya.Ia terkejut karena madu yang ia punya sudah habis. “Ini pasti ulah Bibi,” kata si lebah. Lebah pun menghampiri rumah Bibi.Ternyata Bibi sedang tidak ada di rumahnya.Bibi mengetahui jika lebah akan datang ke rumahnya, jadi Bibi bersembunyi. Jika ada madu yang hilang itu pasti ulah Bibi.

Bibi bersembunyi di tepi sungai sambil memakan madu hasil curiannya. Ada juga monyet yang melihat Bibi memakan madu. Melihat itu, ia pun pergi memberitahu lebah apakah madunya hilang. Sesampai di sarang lebah, monyet berkata,”lebah, apakah kamu sedang kehilangan madu?”.Lebah menjawab, “iya, aku kehilangan semua maduku”. Monyet pun memberitahu lebah jika madunya telah diambil oleh Bibi. Lebah dan monyet pergi menghampiri Bibi karena mereka mencurigai Bibi. Sesampainya di tepi sungai, lebah dan monyet ingin menjahili Bibi dengan mengagetkannya dari belakang.”Hitungan ketiga kita kagetin ya,” kata lebah.” Satuu, duaa,tigaa”. Bibi kaget dan madu yang sedang ia makan pun tumpah ke sungai. Lebah dan Monyet tertawa dengan keras. “Ha ha ha ha,syukurin,”kata monyet dan lebah.

Setelah itu, Bibi meminta maaf kepada lebah karena ia telah mengambil semua madunya. “Maafkan aku ya, aku salah”. Lebah pun memaafkannya .Bibi dan lebah kembali berdamai.

*Penulis adalah Siswi SMPN 1 Watansoppeng, Kelas 7.3

(Visited 116 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *