Oleh: Syifa Nabilah Muhlis
Burung-burung menari dan bernyanyi di sela keindahan senja. Senja, bias jingga di ujung cakrawala. Senja yang selalu hadir, memberikan sinar hangatnya, di kala lelah menghinggapi diri.
Senja selalu tahu cara pamit terbaik. Senja pergi, membawa kenangan terbaik, dengan pengganti sang langit biru malam dan bintang yang menghiasinya.
Orang-orang juga sama seperti senja, bisa datang dan pergi, meninggalkan kenangan yang membekas di relung hati, menjadi tempat melepas segala kegelisahan hati.
Keluarga dan teman terbaikku, selalu menjadi tempatku pulang. Menjadi rumah untukku dan perasaanku. Aku bisa mengekspresikan diri bersama mereka. Mereka bisa menjadi sumber kebahagiaanku, meskipun kadang menjadi luka buatku. Namun, mereka adalah hal terindah yang kumiliki.
Senja sama seperti mereka, mungkin di masa depan, mereka tidak akan selalu ada setiap saat, tapi mereka akan selalu menemaniku di kala sedih, lelah, dan gelisah.
Kadang mereka juga bisa meninggalkanku dengan sejuta kenangan yang mereka berikan kepadaku, sama seperti senja. Tetapi, aku bisa belajar ikhlas sama seperti aku mengikhlaskan senja hari itu dengan segala kenangan yang ada. Dengan sabar aku menunggu keindahan senja di hari esok, karena aku yakin senja selalu menjanjikan awal yang baru.
Bersama senja, berjuta kenangan tercipta dan bertaut.
Watansoppeng, 26 Februari 2023
