Oleh: Arga Ayu Kumala
Tak ada kata seindah doa. Doa bukan hanya untuk kita. Hewan, tanaman, orang yang meninggal bahkan semua yang ada di bumi perlu doa. Doa tidak membedakan status. Tentu banyak tujuan doa. Misalnya untuk keselamatan, pertandingan, kesembuhan, keberkahan, dan banyak lagi yang lainnya. Doa bukan hanya milik mereka yang kaya, tapi doa milik kita semua. Karena di hadapan Allah kita semua sama.
Doa adalah serangkaian kata-kata awal dan akhir dari segala kegiatan yang kita kerjakan. Dari Bismillah menjadi Alhamdulillah. Bahkan doa bisa merubah takdir seseorang. Karena semua tidak ada yang tidak mungkin jika Allah sudah berkehendak. Bahkan orang yang semula keras kepala bisa luluh berkat doa.
Allah memerintahkan kita untuk terus berdoa dan berusaha, selebihnya Allah yang menentukan. Jangan bosan untuk terus berdoa, meski doa kita belum dikabulkan. Seperti halnya orang tua yang selalu mendoakan kita. Tidak ada orang tua yang tidak mendoakan anaknya, meski anaknya sering membuat jengkel. Karena, orang tua ingin anaknya kelak bisa menjadi orang yang bisa membahagiakan orang tua, berguna, dan bermanfaat untuk orang-orang di sekitarnya.
Kekuatan doa bisa menembus hingga langit, apalagi doa seorang ibu. Jangan sampai kita melukai orang tua dengan kata-kata kasar apalagi sampai melawan. Tanpa doa orang tua, belum tentu kita sampai sekarang. Semua yang dilakukan orang tua demi kebaikan kita.
Kita pun jangan lupa mendoakan orang tua kita agar selalu diberi kesehatan, umur panjang, bisa mendampingi hingga kita dewasa dan mandiri. Jangan sampai menyia-nyiakan orang tua hanya karena keegoisan atau keinginan kita belum bisa terpenuhi.
Semoga kita menjadi anak yang taat, berbakti, dan saling mendoakan dalam kebaikan. Jangan lupa selalu berdoa agar hati tenang dan dikabulkan apa yang kita harapkan. Ucapan adalah doa, kita ucapkan yang baik-baik agar kebaikan pula yang kembali ke diri kita. Jika kita difitnah, dighibah, dibohongi, dan diperlakukan yang tidak baik, cukup doakan.
Watansoppeng, 25 Februari 2023
