Oleh: Andi Qonitah Kaamilah

Pergilah kemana pun dan bersama siapa pun yang kau mau, tetapi saat kau merasa perjalananmu sudah selesai, pulanglah ke rumahmu. Rumahku adalah tempat ternyaman, karena di sisi inilah aku dan keluargaku selalu bersama. Meskipun kecil tetapi isi rumahku tidak dapat kurasakan di sisi lain.

Rumah adalah tempat cerita kita dimulai. Hal wajib tentang rumah adalah rasanya menyenangkan untuk pergi, dan rasanya lebih baik untuk kembali, perjalanan terbaik membawamu pulang. Sebuah Rumah terbuat dari batu bata dan balok. Sebuah rumah terbuat dari harapan dan impian. Rumah bukanlah tempat. Itu adalah perasaan. Yang paling saya sukai dari rumah saya adalah dengan siapa saya berbagi.

Rumah adalah tempat di mana Anda tumbuh dan ingin pergi, dan menjadi tua ingin kembali, ada keajaiban di dunia kecil itu. Rumah itu adalah lingkaran mistik yang mengelilingi kenyamanan dan kebajikan yang tidak pernah dikenal di luar batas kesuciannya.

Matahari di rumah lebih hangat daripada matahari di tempat lain. Tidak ada yang lebih baik daripada pulang ke rumah untuk keluarga dan makan makanan enak dan bersantai. Jika Anda pergi ke mana pun, bahkan surga, Anda akan merindukan rumah Anda.

Rumah bukanlah tempat asal Anda. Rumah tempat Anda menemukan cahaya saat semuanya menjadi gelap. Anda tidak memiliki rumah sampai Anda meninggalkannya dan kemudian ketika Anda meninggalkannya, Anda tidak akan pernah bisa kembali. Agar rumah kita menjadi tempat perlindungan, itu perlu menjadi tempat di mana cinta, kasih sayang, dan kesabaran menang.

Rumahku, Istanaku.

Watansoppeng,5 September 2022

(Visited 89 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *