“Di mana ada pertemuan, di situ ada perpisahan. Diawali dengan sapaan ‘selamat datang’ dan diakhiri dengan kata ‘selamat tinggal’.” Semua akan terjadi seiring berjalannya waktu. Tidak ada yang abadi, kecuali kisah hidup yang dituangkan ke dalam sebuah tulisan.
Diawali dengan menyandang status sebagai siswa baru dan diakhiri dengan status sebagai alumni. Segala candaan akan diakhiri dengan kesedihan di akhir perpisahan. Berat yang tak berwujud.
Terima kasih SMPN SATAP 10 Kolaka Utara. Senang menjadi salah satu siswamu, senang sekali. Terima kasih karena telah menjadi tempat saya menempuh pendidikan. Terima kasih atas ruang dan waktunya yang selalu memberi banyak manfaat. tiga tahun bersama akan menjadi sejarah yang terbaik.
Terima kasih bapak dan ibu guru yang selalu mendidik saya di setiap waktu, selalu mengajarkan saya banyak hal hal penting, selalu memberikan banyak ilmu dengan tulus, terus menjadi pahlawan tanpa tanda jasa dalam dunia pendidikan.
Jasa kalian terlalu sayang untuk di kenang. Karena itu, saya akan abadikan jasa bapak dan ibu guru ke dalam sebuah tulisan. Sejatinya, kisah para pahlawan akan diabadikan ke dalam sebuah tulisan. Selamat menjadi tokoh utama yang abadi: pahlawan tanpa tanda jasa.
Terima kasih juga kepada teman-teman Kelas IX yang selalu menjadi manusia-manusia penghibur. Perjuangan kita selama tiga tahun telah berakhir sampai di titik ini. Sukses di jenjang selanjutnya, ya? Sampai bertemu di titik terbaik versi diri kita sendiri.
Selamat menjadi kisah yang abadi 022. []
