Oleh: Aura Annizaa*

Bullying adalah tindakan perundungan yang disengaja dan bertujuan untuk menyakiti seseorang dengan cara merendahkan atau mengancam secara fisik ataupun mental. Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis dampak terjadinya bullying di kalangan siswa di sekolah yang sulit dihilangkan.

Perilaku bullying ini terjadi di berbagai kalangan, khususnya bullying yang ada di sekolah. Bullying di lingkungan sekolah menimbulkan rasa ketidaknyamanan serta takut terhadap kegiatan yang mereka lakukan di sekolah. Hal ini menjadikan mental serta emosional siswa tersebut menjadi terancam. Sebagian besar bullying di sekolah dilakukan secara berkelompok. Perilaku ini biasanya membuat pelaku merasa hebat karena berani menindas anak-anak lainnya. Namun, ada sebagian korban yang melawan, tetapi ada juga yang harus tunduk kepada mereka karena takut ataupun tidak berani untuk melawan.

Penyebab bullying bisa terjadi karena faktor keluarga maupun faktor lingkungan. Bahkan, jika anak tersebut salah dalam bergaul dengan anak-anak yang kurang baik, anak tersebut akan merasa dipercaya dan akan timbul rasa yang sama untuk ingin menjadi seperti mereka.

Tidak hanya pelaku, tetapi korban juga akan memiliki rasa takut serta depresi yang tinggi karena takut kepada pelaku bullying dan tidak berani untuk melawan, bahkan tidak berani untuk menceritakan kejadian tersebut kepada orang tua ataupun guru. Hal ini bisa berdampak buruk bagi korban serta berdampak pada mental korban.

Untuk menghindari terjadinya bullying di kalangan siswa, kita harus bersosialisasi dengan banyak teman di sekolah, jangan menunjukkan ekspresi yang menyedihkan, jangan takut untuk melawan bullying, tegaskan perilaku anti-bullying, jika melihat seseorang yang ditindas segera laporkan ke guru atas tindakan tersebut, serta menghargai kekurangan dari siswa dan tidak memilih-milih teman.

*Penulis adalah Siswi SMPN 1 Watansoppeng, Kelas VIII.4

(Visited 16 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *