Oleh: Aqilah Putri Faishal*

Indonesia adalah negara tercinta kita, negara tumpah darah kita, negara yang kaya sumber daya alam, dan kaya akan budaya, karena dari sekian banyak suku di Indonesia memiliki beragam budaya lokal dan tradisional masing-masing. Ini menunjukkan Indonesia adalah negara budaya. Banyak orang luar negeri berbondong-bondong ingin ke Indonesia demi mempelajari budaya yang ada di Indonesia, karena mereka berpendapat bahwa Indonesia sangat kaya akan keindahan, keberagaman, dan tentu juga budayanya. Mereka cinta budaya Indonesia. Mereka begitu tertarik untuk mempelajari banyak hal tentang keindahan budaya yang ada di indonesia seperti permainan alat tradisional dari berbagai daerah, tari-tarian, dan alat musik tradisional dari berbagai daerah.

Tetapi sebaliknya, apakah orang-orang Indonesia juga demikian? Mencintai dan ingin mempelajari budaya lokal Indonesia sendiri?

Kalau kita lihat pada zaman sekarang ini rasanya sih minat belajar budaya lokal tradisional sudah menurun.Banyak dari kalangan masyarakat Indonesia lebih mencintai budaya Barat. Budaya dari luar negeri yang katanya kekinian. Mereka pun lebih antusias mempelajari dan mendalami budaya-budaya luar. Memang tidak ada salahnya kita mempelajari budaya luar tersebut, namun dalam konteks ini kita tidak boleh melupakan dan menyisihkan budaya Indonesia yang asli dan sudah ada di negara kita sendiri. Tanpa kita sadari banyak dari kita yang terlalu antusias mengikuti budaya luar sehingga budaya kita sendiri luntur dan terlupakan. Banyak dari kita yang lebih tertarik mengikuti gaya berpakaian negara luar, bahkan gaya hidup seperti budaya luar negeri.

Kita harus sadar, siapa yang akan mencintai budaya Indonesia? Siapa yang akan meneruskan dan melestarikan budaya Indonesia? Jawabanya adalah orang Indonesia. Kita sebagai orang Indonesia jangan kalah dengan orang luar negri yang begitu antusias mencintai dan mempelajari budaya Indonesia yang bukan budaya mereka.

Kita sebagai generasi penerus bangsa harus jauh lebih antusias mencintai negara kita, Indonesia. Melestarikan budaya Indonesia, dan membangkitkan kesadaran orang Indonesia bahwa Ini adalah Tanah lahir mereka, tanah tumpah darah mereka, yang seharusnya mereka mencintai budaya Indonesia dan menjaga kelestarian budaya Indonesia.

  • Penulis adalah siswi SMPN 1 Watansoppeng, Kelas 9.3
(Visited 25 times, 1 visits today)
Avatar photo

By Aqilah Putri Faishal

Namaku Aqilah Putri Faishal biasanya di panggil Qelaa. Saat ini aku sudah berusia 15 thn. Dua orang terhebat dalam hidupku adalah ayah dan ibuku. Ayah bernama Muhammad Faishal, dan ibuku Henni Erna Ningsih. Hobi aku menulis dan juga bercerita. Selain punya hobi, masa iya sih aku gak punya bakat? SMPN 1 WATANSOPPENG adalah titik awal aku meraih prestasi dan mengembangkan bakatku yaitu di bidang pramuka dan juga seni musik Sudah banyak juara yang kuraih di pramuka seperti pionering, lkbb, yelling, paduan suara, dan masih banyak lagi. dan selanjutnya di bidang seni musih meraih juara di event oni oni toriolo yang pada saat itu saya memainkan alat musik suling bambu. Dari semua pencapaian itu, aku merasa bangga kepada diriku dan berterima kasih atas semua dukungan yang diberikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *