Oleh: Andi Zalfa Azahra Ulum*
Dulu hiduplah seekor kucing berwarna hitam bernama Dodo. Dodo adalah seekor kucing yang sangat percaya diri. Dodo selalu aktif bermain bersama teman-temannya. Ia tak pernah menolak ajakan bermain dengan kucing-kucing lainnya. Hingga suatu hari, ada kucing baru. Dodo bertanya,”Siapa itu?”Dodo terheran-heran karena tidak pernah melihat kucing itu selama ini.Ternyata ada kucing sombong di halaman bermain Dodo. Kucing yang berwarna putih itu bernama Nana. “Ini adalah kawasan ku sekarang, ha ha ha,”kata kucing putih itu. Dodo takut karena wilayah bermainnya akan dikuasai kucing yang sombong.
Dodo dan kucing lainnya pun takut bermain di sana karena wilayahnya sedang dikuasai dengan kucing sombong dan pengejek.Hingga suatu hari, Dodo memberanikan diri untuk pergi ke halaman itu. “Mungkin kucing itu tidak di sana lagi,”kata Dodo. Sesampainya di halaman itu, Dodo melihat kucing putih itu membully kucing lainnya. Dodo pun takut dan ingin pulang ke rumah.Tapi si kucing putih itu menyadari kehadirannya. Dodo pun dipanggil ke hadapan kucing putih itu. “Hei, kamu sini,”kata kucing sombong itu. Dodo berjalan dengan gemetaran.
“Apa yang sedang kau lakukan di sini?”kata kucing sombong itu. Dodo tidak menjawab karena takut dengan kucing itu.Kucing sombong itupun membully Dodo.”Kucing hitam itu kan pembawa sial. Kok kalian mau saja berteman bersama kucing sial ini,”Kata kucing sombong itu ke kucing yang lainnya. Dodo sangat sedih mendengar kata-kata itu. Hiks …hiks… hiks Dodo pun menangis. Ha..ha ha dasar cengeng. Dodo berlari dan pulang ke rumahnya sambil menangis. “Kucing lemah. Kayak aku dong yang kuat ini,” katanya.
Semenjak kejadian tersebut, Dodo tidak pernah lagi ke halaman bermain itu karena trauma dengan kucing putih yang sombong dan suka membullynya.
*Penulis adalah Siswi SMPN 1 Watansoppeng, Kelas 8.3
