Oleh : Nur Ayu Fakhirah

Aku Asya, sebuah nama yang indah bukan? ha ha aku tahu, tapi bagaimana dengan kisah hidupku? Mungkin tidak seindah itu. Aku anak broken home yang tidak dipedulikan oleh siapa pun. Hanya satu orang yang kuanggap rumah.

Aku punya pasangan. Hubungan yang kujalin ini sudah hampir 2 tahun. 2 Minggu terakhir hubungan kami renggang. Entah kenapa, “apa mungkin karena aku yang terlalu egois? Atau rangga yang memang sudah mempunyai wanita lain? Arghhhhh pikiran itu terus saja muncul di pikiranku”.
Lamunanku terhenti ketika seorang laki laki berdiri di hadapanku dengan tatapan dingin. Yah itu Rangga. Dia memang dingin ditambah lagi dia cuek paket lengkap bukan? ha ha tapi aku sangat menyukainya.

Dia mengajakku pulang bersama. Tentu saja aku tidak akan menolak. Di dalam mobil hening tidak ada yang membuka pembicaraan sampai tiba- tiba Rangga menghentikan keheningan.
“Udah makan?” pertanyaan Rangga sontak membuatku mengangguk dengan cepat.
“kamu punya wanita lain?” pertanyaan itu tiba-tiba saja keluar dari mulutku.
“Lo nuduh gue?!” tanya Rangga sedikit meninggikan suaranya.
“Eh, enggak gitu…” jelasku
“Kalo mau udahan bilang ,ga usah nuduh gitu!” potong Rangga.
Tapi aku bahkan tidak memikirkan tentang itu. Aku hanya bertanya karena hubungan kami renggang.
“Udahan aja kalo gitu” tiba tiba saja Rangga mengatakan itu,

Tiba – tiba saja air mataku mengalir tanpa aba-aba. Aku bungkam tidak ada yang bisa kukatakan. Sampai di rumah aku langsung berlari menuju kamar dan menangis sejadi jadinya.

bahkan tempat yang kujadikan rumah pun sudah hilang dan pada akhirnya aku sendiri tanpa ada seorang pun yang bisa ku jadikan rumah untuk berteduh saat hujan dan bersandar ketika lelah.
i need someone . Kenapa tidak ada seorang pun yang ada di sampingku. Why? i dont know. Semua hanya terlihat fana , terlihat ilusi , tanpa seorang pun kuharap aku bisa berdiri sendiri tanpa bantuan orang lain walaupun aku butuh. Seseorang untuk tempat bercerita ,namun tidak ada seorang pun yang peduli. Aku hanya seorang gadis yang mungkin bisa dibilang tidak dibutuhkan.

Watansoppeng,13 Oktober 2021

(Visited 25 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *