Oleh : Nur Aqilah Salim

Tiba-tiba saja pikiran menyelam jauh
Menghantar ingatan tentang dulu
Memaksa mengingat kembali
Ketika bertemu pertama kali

Seiring detik yang terus berdetak
Buat bingung hingga berdecak
Mulanya saling berbagi canda
Kini di titik tak lagi sama

Hadirnya banyak mengukir tawa
Tetapi tak kalah banyak menggores luka
Lingkaran pergaulan kita berharga
Tak sebercanda kelihatannya
Entah jika dipantau dari kacamata dia

Pertemuan yang masih tergolong singkat
Namun sudah sarat akan makna tersirat
Padat akan kendala yang tampak berat
Pada akhirnya akan tetap terikat

Watansoppeng, 28 September 2021

(Visited 48 times, 1 visits today)
Avatar photo

By Nur Aqilah Salim

Aku biasa dipanggil Qilaa. Lengkapnya Nur Aqilah Salim. Bergabung di Pena Anak Indonesia sejak 25 September 2021 dengan tulisan pertamaku sebuah sajak berjudul “Sandiwara”. Berawal dari menuliskan yang tak terlisankan, hingga akhirnya pada awal tahun 2022 kumpulan goresan penaku dan teman-teman dibukukan, menjadi buku pertama kami yang saat itu masih berstatus pelajar di SMPN 1 Watansoppeng. Sekarang aku sedang menikmati hiruk pikuk organisasi di SMAN 8 Soppeng! Jika ditanya apa hal yang dapat membuatku kecewa, jawabnya adalah semua energi negatif dari segala perilaku tega manusia di muka bumi ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *