Oleh: Aisyah Shafira Yunus*

Dulu, dia hanyalah seorang gadis kecil yang penuh rasa ingin tahu. Segala hal ia pertanyakan, termasuk hal-hal sederhana seperti, “Kenapa aku harus tidur siang? Aku, kan, tidak mengantuk.” Namun, setelah beranjak dewasa, ia baru menyadari bahwa setelah menjalani hari-hari yang padat dengan sekolah full day dan berbagai kesibukan, waktu istirahat adalah kemewahan yang sulit didapat.

Dulu, pertanyaan seperti “Kenapa harus sekolah?” sering kali muncul di benaknya. Kini, ia baru paham bahwa orang-orang sukses tidak mendapatkannya secara instan. Mereka berjuang dan belajar mati-matian untuk meraih impian mereka. Proses itu memang melelahkan, namun tanpa perjuangan, kesuksesan hanyalah angan-angan. “Kenapa aku baru paham sekarang, ya?” batinnya.

Dulu, ia mungkin sering beradu argumen dengan ibu dan ayahnya. Namun seiring bertambahnya usia, ia menyadari bahwa di balik ketegasan itu, ada kasih sayang yang begitu besar. Orang tuanya hanya ingin yang terbaik untuknya.

Penyesalan terbesar sekaligus rasa syukur terdalamnya tertuju pada sosok sang kakak. Dulu ia sempat membenci kakaknya, namun kini ia sadar betapa ia sangat membutuhkan kehadiran sosok tersebut. Kakaknya telah menjadi tempat ternyaman untuk berbagi keluh kesah. Saat masalah datang menghimpit, kakaknya hadir menawarkan solusi.

Lebih dari sekadar saudara, kakaknya adalah pendukung utama yang memberikan segalanya—mulai dari kasih sayang yang tulus, telinga yang selalu mendengarkan, hingga momen kebersamaan yang tak terhitung harganya. Kakaknya sering mengajaknya jalan-jalan tanpa pernah meminta ganti sepeser pun, tak peduli berapa banyak uang yang telah dihabiskan.

Ia selalu mendukung setiap cita-cita sang adik dan mewujudkan setiap “Plot Twist” dalam hidupnya satu per satu. Tanpa kehadiran seorang kakak, entah bagaimana gadis itu akan menghadapi dunia yang terkadang sangat melelahkan ini.

Watansopppemg, 30 April 2026

(Visited 3 times, 3 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *