Oleh: Andi Annisa Nayla Rafeyfa
Seringkali aku memberontak
Mengira bahwa diriku sedang di kekang
Memperlihatkan rasa tidak nyaman
Seolah tak ingin berada di dekatmu
Aku bisa merasakan amarahmu
Dan aku bisa melihat rasa lelahmu
Namun kau lebih memilih bersabar
Hanya untuk murid sepertiku
Tahun demi tahun berlalu begitu cepat
Peningkatan prestasi membuatku tersadar
Bahwa ini semua karenamu guru
Tanpamu aku tak akan bisa apa-apa
Segala ilmu kau berikan untukku
Segala kekuatan kau tunjukan kepadaku
Senyum di matamu yang indah
Seolah sedang menutupi lelah yang kau rasakan
Kau adalah pahlawan dalam dunia pendidikan
Apa jadinya pendidikan tanpa sosok guru
Guru sebagai cahaya yang menerangi sekolah
Tanpa sosok guru, sekolah akan gelap
Puisi ini sebagai rasa terima kasih, permohonan maaf, dan juga sebagai pesan perpisahan dariku, guru
Meski masa putih biruku hampir habis
Semua jasamu akan tetap ku kenang
Tak ada yang namanya mantan guru
Dan tak ada yang namanya mantan murid
Saat ini hanya kata maaf dan terima kasih
Yang bisa kuberikan untukmu guru
Waktuku di sekolah ini sisa menghitung hari
Maka dari itu kupersembahkan puisiku untukmu.
Watansoppeng, 26 Mei 2025
