Oleh: Annisa Zahra Shabirah,smpn 1 wansoppeng
Pada saat aku masih SD aku bingung untuk lanjut di mana. Namun di saat aku bingung, entah kenapa rasanya aku ingin lanjut ke SMP Negeri 1 Watansoppeng. Aku merasa jika aku sekolah di sana pasti mempunyai banyak teman.
Pada saat itu siswa baru disuruh untuk berkumpul di lapangan. Aku takut karena di sekelilingku banyak orang dan aku tidak tau siapa mereka. Aku merasa tersesat di sini waktu pertama kali MPLS. Aku tidak mengenali teman-temanku. Yang aku kenal cuma beberapa orang. Aku bingung bagaimana caranya mengajak mereka untuk berteman.
Pada awalnya aku takut kepada guru di sekolah yang baru. Tapi aku sadar kenapa kita harus takut? Guru kan hanya mengajar dan membimbing kita.
Di kelas, kami menghargai semua keberagaman. Ada teman yang berbeda agama, tapi kami tidak pernah mengganggunya. Kami saling menghormati satu sama lain. Kalau ada yang nakal, kami saling menegur. Di kelasku, karakter teman-teman sangat beragam. Ada yang pendiam, cerewet, agak nakal, dan ada juga yang lucu. Semua itu membuat aku betah dan tidak takut seperti di awal sekolah dulu. Oh iya, kalau ada yang ribut, ada yang menegur sehingga suasana kelas kembali tenang.
Nah, di sekolah aku mengikuti dua ekstrakurikuler. Aku paling senang dengan kegiatan pramuka karena di situ kita dapat belajar banyak hal seperti kedisiplinan, gotong royong, kerjasama, dan masih banyak lagi.
Ayo jangan malas-malasan untuk sekolah. Jika kamu tidak sekolah, kalian mau jadi apa di masa depan. jangan mengecewakan harapan orang tua kita. Mereka sudah bekerja keras mencari nafkah untuk menyekolahkan kita.
Aku juga mau ingetin supaya jangan suka bolos. Bolos membuat kita bodoh. tetap semangat mengejar cita-cita kita.
*Penulis adalah Siswi SMPN 1 Watansoppeng
