Oleh :Aqiilah Muadzah*
Setiap orang pastinya mempunyai ekspektasi yang besar terhadap teman, keluarga, dan apa pun yang ada di kehidupan ini.
Tetapi banyak orang yang kecewa dengan ekspektasinya tersebut, karena ternyata ekspektasi itu dikecewakan oleh realita. Apalagi jika berekspektasi ke orang yang sangat baik kelihatannya, tapi ternyata diam-diam merahasiakan hal besar dan akhirnya terbongkar. Hal itu tentu membuat kita kaget, kecewa, dan sedih. Semua perasaan bercampur aduk.
Jika berpikir untuk memaafkan mungkin bisa saja, namun pertemanan yang sedekat dulu lagi mungkin sudah tidak bisa terjalin. Entahlah mengapa tidak bisa seperti dulu. Tetapi aku merasa takut hal itu akan terulang kembali.
Kesalahan yang dia perbuat sangat besar hingga membuatku merasa takut untuk menjalin kedekatan lagi dengannya. Mungkin ini sedikit trauma. Harapanku ternyata berbanding terbalik dengan apa yang aku hadapi. Aku sangat kecewa dan sedih karena tidak pernah terpikirkan hal ini bisa terjadi dan dilakukan oleh orang yang begitu dekat denganku.
Kini semuanya sudah terjadi. Nasi sudah menjadi bubur. Tidak usah menyesal dengan perbuatan yang membuat orang menjauh, karena itu adalah kesalahan yang engkau perbuat sendiri. Sekarang, aku cuma meminta engkau merenungi semuanya dan intropeksi diri agar itu tidak terulang kembali.
*Penulis adalah Siswi SMPN 1 Watansoppeng
