OLeh: Aqilah Putri Faishal
Rasa bingung dan resah menghantui diriku sendiri. Entah apa yang harus kuperbuat, ketika pikiran itu selalu membuatku berpikir dan bertanya-tanya kepada diriku sendiri yang entah apa jawaban dari semua ini.
Yang masih selalu menjadi pertanyaan dalam diriku adalah, “Apakah semua hal yang membuatku nyaman ini benar tertuju untukku? Atau dia hanya berdiri di dekatku seolah menjagaku namun hati dan perasaan terdalamnya selalu abadi untuk orang itu (cinta abadinya).
Entah apakah aku salah jika aku selalu mengharapkannya. Berharap agar kelak akulah yang bisa mendapatkan “cinta abadinya” itu. Terkadang diriku merasa tidak bisa untuk mendapatkan itu namun aku terus saja berharap dan berusaha untuk bisa mendapatkannya.
Sejenak aku berpikir, jika memang jalanku ini tidak untuk dengannya, aku lagi dan lagi berharap satu hal untuk ini, yaitu janganlah aku terlalu berjarak dan tak saling menatap dengannya.
Senyuman kecil darinya akan selalu berharga untukku. Melihatnya dia tertawa juga membuatku merasa lega entah tawanya itu saat bersama orang lain atau bersamaku.
Namun di balik semua ini, aku yakin akan ada satu hari di mana aku mendapatkan semua jawaban dari pertanyaanaku, dan juga jalan yang harus ku langkahi entah itu mendapatkannya atau mengikhlaskannya.
Watansoppeng, 4 Juli 2024
