Oleh: Kane Stefanus*
Ibuku adalah orang yang sangat kusayangi di dunia ini. Walaupun ibuku sering marah dan selalu melarang apa yang ingin kulakukan. Tetapi semua kemarahan dari ibu dan laranganya itu semuanya ada penyebabnya.
Ternyata ibu sangat menyayangi diriku dan tidak ingin sesuatu yang buruk terjadi pada diriku. Ibu juga tidak ingin anaknya menjadi orang yang tidak ingin mendengar dan selalu membantah ketika disuruh.
Ibuku ingin aku menjadi orang yang teladan, baik, sopan, santun, dan ramah kepada siapa pun.Ibuku sangat takut ketika diriku besar nanti aku akan melupakan dirinya dan menelantarkan dirinya. Andaikan ibuku mengetahui bahwa aku sangat menyayangi dirinya sampai kapan pun, dan tidak akan pernah sekalipun melupakan dirinya.
Aku sangat bersyukur kepada Tuhan telah dilahirkan oleh ibu yang sangat peduli, sayang kepada diriku. Ibu, terima kasih telah membesarkan diriku sepenuh hati dan sabar hingga sekarang. Walaupun aku sering memarahi ibu, tapi ibu selalu sabar dan sayang kepada diriku. Aku juga akan melakukan hal yang sama kepada ibu nanti ketika aku sudah besar. Aku akan menjaga ibu dan menyayangi ibu sampai ibu tutup usia.
Aku tidak ingin melihat ibu sedih di depan mataku. Aku selalu ingin melihat ibu bahagia dan senang di depanku. Aku sangat menyayangi ibu. Aku selalu mempercayai ibu kapan pun itu. Aku juga berjanji kepada ayahku untuk selalu menjaga ibuku. Aku akan selalu memegang teguh janji itu kepada ayahku.Aku tidak akan pernah melupakan dan mengingkari janji itu.
*Penulis adalah Siswa SMPN 1 Watansoppeng, Kelas 7.4
