Oleh: Syafira Amanda*

Ayah adalah cinta pertama anak perempuan dan sosok orang yang mencintai keluarganya dalam diam. Sosok yang tidak pandai mengungkapkan perasaan, dan sosok yang selalu mengerti dan memahami keluarganya.

Di saat duduk sendirian, aku mengingat masa di mana aku bisa merasakan usapan lembut tangan ayah.
Aku juga selalu mengingat di mana ayah memindahkanku ke kamar saat aku terlelap di depan televisi. Terkadang aku meneteskan air mata di saat momen itu kembali terlintas di pikiranku.

Ayah, aku minta maaf atas segala kedurhakaan yang pernah aku perbuat. Aku minta maaf atas suaraku yang terkadang keras dan kasar di saat aku berbicara dengan ayah. Hanya Ayahlah seorang laki-laki yang tak pernah menyakitiku dan tidak ingin membuatku menangis. Aku Sayang kepadamu Ayah.

Ayah, aku ingin ayah hidup lebih lama di dunia ini. Aku ingin mengukir lebih banyak kenangan bersama ayah. Aku masih ingin bermain-main di bahu kokohnya ayah. Masih ingin dengar suara berat ayah. Aku masih ingin menikmati lebih lama kebersamaan bersama ayah tercinta. Dad, you’re my first love.

*Penulis adalah siswi SMPN 1 Watansoppeng, kelas 7.3

(Visited 40 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *